Berita

Haris Azhar/Net

Hukum

Temuan TPFG Tidak Sesuai Dengan Pernyataan Haris Azhar

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2016 | 15:04 WIB | LAPORAN:

Tim Pencari Fakta Gabungan (TPFG) Kesaksian Freddy Budiman membenarkan ada pertemuan antar Koordinator Kontras, Haris Azhar, dengan almarhum terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman di tahun 2014 sesuai pengakuan Haris.

Pertemuan antara Haris Azhar dan mendiang Freddy Budiman terjadi di Lapas Nusa Kambangan, Jawa Tengah. Sejak tim bekerja, mereka telah melihat hasil rekaman CCTV saat Haris Azhar menemui Freddy sekaligus berbincang di Lapas Nusa Kambangan.

"Setelah disaksikan dengan seksama, tidak ditemukan sama sekali pernyataan mengenai adanya aliran dana dalam metode apapun yang diberikan oleh Freddy Budiman kepada pejabat tertentu di Mabes Polri," kata anggota TPFG, Poengky Indarti, saat konferensi pers di Gedung PTIK-STIK, Jakarta Selatan, Kamis (15/9).


Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) itu juga menerangkan bahwa TPFG tidak menemukan kesesuaian keterangan Freddy Budiman kepada Haris Azhar dengan temuan-temuan yang didapat dari kuasa hukum Freddy Budiman.

"Menurut mereka (kuasa hukum Freddy) ternyata tidak ada cerita mengenai aliran dana, dalam metode apapun yang diberikan Freddy Budiman kepada pejabat tertentu di Mabes Polri," jelas Poengky.

Poengky menegaskan, isi pledoi lebih bernada permintaan maaf dan penyesalan Freddy Budiman. Secara keseluruhan pledoinya bersifat normatif pembelaan di persidangan.

Tim pencari fakta juga menelusuri pernyataan Haris Azhar soal pencopotan CCTV. Namun, hingga tim berkunjung ke Lapas masih terpasang CCTV yang menyorot kamar yang pernah dihuni Freddy Budiman. Tim Juga melakukan inspeksi ke ruang Kepala LP Batu.

"CCTV masih terpasang. Kami juga bertemu Pak Sitinjak mantan Kalapas Batu," jelasnya.

Disinggung soal video yang dibuat oleh keluarga Freddy Budiman serta sebuah surat wasiat yang diberikan kepada keluarga. Poengky memastikan Tim belum berhasil memperoleh dokumen tersebut sampai masa kerja berakhir. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya