Berita

Basuki Tjahaja Purnama/Net

Politik

Ini Dia Motif Ahok Mau Gusur 350 Lokasi Jakarta

Siasat Licik Petahana...
SELASA, 13 SEPTEMBER 2016 | 09:27 WIB | OLEH: ARIEF GUNAWAN*

PARTAI-partai menjelang Pilkada kelakuannya sering nakal. DPP, DPD, DPW, sampai DPC sering tidak satu suara dalam mendukung calon tertentu. Tetapi last minute DPP lah (ketua umum) yang paling menentukan untuk memutuskan calon mana yang harus diusung dan didukung oleh partai.

Kenapa pada saat menjelang Pilkada di internal partai sering tidak satu suara?

Pertama, perbedaan tersebut bisa saja murni merupakan aspirasi dari kader-kader partai.
Kedua, perbedaan-perbedaan tersebut sengaja dimunculkan sebagai manuver, misalnya dalam rangka hal-hal yang bersifat transaksional, termasuk dalam rangka penjajakan uang mahar atau untuk mengukur kemampuan logistik bakal calon.

Kedua, perbedaan-perbedaan tersebut sengaja dimunculkan sebagai manuver, misalnya dalam rangka hal-hal yang bersifat transaksional, termasuk dalam rangka penjajakan uang mahar atau untuk mengukur kemampuan logistik bakal calon.

Bagaimana dengan Ahok?
Dipandang dari berbagai jurusan untuk urusan logistik Ahok sebagai patahana tentu yang paling siap. Sudah bukan rahasia di belakang Ahok sudah berbaris para pengembang dan para taipan yang siap rogoh kantong untuk jadi cukong. Walaupun elektabilitas Ahok menurut sebagian hasil survei sudah menurun, Ahok bukan figur pembela rakyat kecil, lisannya kotor, arogan, dan congkak, sehingga sangat potensial menjadi pemicu konflik sosial.

Belakangan ini berkembang satu pertanyaan di tengah-tengah masyarakat: Ahok yang sudah jelas dan pasti akan maju dalam Pilkada Jakarta kok malah bertekad ingin menggusur sekitar 350 lokasi yang ada di Jakarta. Bukankah rencananya ini tidak akan menuai simpati masyarakat? Bukankah Ahok bakal dikecam rakyat, terutama rakyat jelata yang akan segera jadi korban penggusuran?

Ternyata untuk memahami logika Ahok kita harus out of the box. Ahok bertekad atau berencana ingin menggusur sekitar 350 lokasi di Jakarta, karena Ahok membela kepentingan para pengembang yang nantinya kalau Ahok berhasil menggusur 350 titik lokasi tersebut para pengembang akan balas jasa yaitu akan mengongkosi biaya Pilkada Ahok. Jadi motif komunikasinya atau message dari pernyataan Ahok tersebut adalah untuk para pengembang. Pesannya adalah buat para pengembang bahwa dia loyal.

Sebab menggusur warga biayanya sangat murah dan para pengembang siap bantu membiayai. Setelah digusur tanah bekas rumah-rumah warga tersebut dikuasai oleh para pengembang (dengan beking dan legalitas Pemda) untuk bikin ini dan itu seperti mall, apartemen, dan properti lainnya untuk memenuhi kebutuhan orang-orang kaya. Dan ini tentu sangat menguntungkan para pengembang. Ibaratnya mereka mendapatkan untung yang sangat besar dengan membuang (bermodalkan) uang receh. [***]

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya