Berita

Net

Hukum

177 Calon Jemaah Haji Yang Tertipu Harus Mendapat Keadilan

MINGGU, 11 SEPTEMBER 2016 | 22:00 WIB | LAPORAN:

Bareskrim Polri telah menetapkan tujuh tersangka pelaku penipuan terhadap 177 calon jemaah haji yang menggunakan kuota haji negara Filipina. Karenanya, DPR RI mendesak agar kasus tersebut segera dituntaskan.

"Untuk para pelaku harus dijerat hukum," kata Wakil Ketua Komisi VIII Sodik Mudjahid kepada wartawan, Minggu (11/9).

Dia menjelaskan, untuk menjerat para pelaku, aparat bisa menggunakan Undang-Undang Korporasi. Atau dengan lebih tegas dapat dijerat dengan semua undang-undang yang terkait.


Menurut Sodik, keadilan perlu ditegakkan terutama bagi para jamaah yang telah tertipu. Karena, jamaah yang berniat baik menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci justru dijadikan korban penipuan.

"Jamaah itu adalah korban. Pemerintah Filipina saja tidak memproses," tambahnya.

Kasus tersebut bermula saat pihak imigrasi Filipina tidak memberikan izin 177 calon jamaah haji asal Indonesia di Bandara Ninoy Aquino, Manila karena menggunakan paspor Filipina dengan dijanjikan dapat kuota haji dari Filipina. Penyidik Bareskrim Polri sudah menetapkan tujuh tersangka diantaranya Haji AS dan BDMW sebagai pemilik PT Ramana Tour, MNA, Haji MT mengatasnamakan travel Tazkyah yang tidak memiliki izin, Haji F dan Haji AH sebagai pemilik PT Shafwah dan tersangka ZAP dari pimpinan Hade El Badr Tour. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya