Berita

Wayan Mirna Salihin Dan Arief Soemarko/Net

Hukum

Suami Mirna Merasa Istrinya Diposisikan Terdakwa

MINGGU, 11 SEPTEMBER 2016 | 13:47 WIB | LAPORAN:

Perkembangan proses sidang kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin usai menyeruput kopi, membuat pihak keluarga korban sedih.

Suami dari almarhum Mirna, Arief Soemarko merasa dari proses persidangan yang sudah berjalan, istrinya selolah-olah yang terdakwa dan bukan Jessica Kumala Wongso. Belum lagi tuduhan dirinya membayar Rangga, si barista cafe Oliver, dari pengacara Jessica, Otto Hasibuan.  

"Kami sekeluarga merasa sangat menderita, ternyata untuk menegakkan keadilan sangatlah susah. Istri saya sudah diambil dari saya, dan tidak berhenti disitu, kami sekeluarga difitnah. Saya dianggap membayar Rangga untuk mengambil nyawa istri saya, dan  penasehat hukum memfitnah ayahnya dengan anggapan ingin mengambil uang asuransinya," tutur Arief di Jakarta, Minggu (11/8).


Menurutnya, pikiran semacam itu jelas biadab apalagi hanya untuk membebaskan kliennya dari jeratan hukum.

"Padahal sudah terbukti bersalah di pengadilan," sambung Arief.

Semua bukti, kata Arief, seperti diputar-putar oleh kubu Jessica. Hanya omongan mereka yang benar, lainnya salah.

"Publik pun dapat melihat di persidangan semua saksi-saksi di persidangan diintimidasi oleh penasehat hukum, seolah-olah merekalah terdakwanya," ujar Arief.

Bahkan dalam persidangan, saksi ahli ditantang seolah-olah mereka tahu segalanya.

"Saya rasa jika Tuhan bersaksi di sana, mereka pun akan menolak, menganggap Tuhan terlalu memihak ke Mirna," katanya.

Arief menegaskan, keluarga hanya menuntut keadilan atas kematian Mirna.

Mirna sewaktu dibunuh tidak berkata apa-apa. Ini adalah hal terakhir yang dapat kita lakukan untuk Mirna," demikian Arief.[wid] 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya