Berita

Yusril Ihza Mahendra/Net

Politik

PILKADA JAKARTA

Yusril: Poros Baru Dimotori Partai SBY

SABTU, 10 SEPTEMBER 2016 | 14:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Golkar bersama Partai Nasdem dan Partai Hanura telah mengusung petahana Basuki Tjahja Purnama (Ahok) di Pilkada Jakarta 2017.

PDI Perjuangan sendiri sebagai partai pemenang masih menimang-nimang apakah akan mengusung kader sendiri atau figur lain.

Sementara itu, Partai Gerindra bersama PKB dan PKS disebut-sebut sudah mantap dengan kader Gerindra Sandiaga Uno.


Namun belakangan, PKB mengancam akan menarik dukungan ke Sandiaga, jika partai pimpinan Prabowo Subianto itu menerima kader PKS Mardani Ali Sera untuk mendamping Sandiaga. PKB sendiri sejak awal mengusulkan agar nama Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah yang dipasangkan dengan Sandiaga.

Lalu, bagaimana dengan partai lain seperti Partai Demokrat, PAN dan PPP. Hingga saat ini belum diketahui seperti apa format koalisi dari tiga partai ini.

Siang ini, bakal calon gubernur Yusril Ihza Mahendra, dalam pernyataan persnya menyebutkan, pihaknya masih bekerja dalam merangkai poros baru parpol untuk Pilkada nanti. Yusril memang tidak mengatakan poros baru dari partai mana saja.

Ia hanya mengungkapkan, poros baru itu kini dimotori oleh Partai Demokrat, partai yang dipimpin SBY.

"InsyaAllah akan ada partai berbasis umat Islam yang memberi dukungan kepada kami," ucap Yusril, Sabtu (10/9).

Lanjut Yusril, pihaknya akan membentuk pasangan ideal, gabungan intelektual dan birokrat daerah, sebagai pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur.

Sebelumnya, Yusril menyebutkan pada 15 September 2016 nanti poros baru yang mereka bentuk sudah menyelesaikan perundingan. Sehingga pasangan idel gabungan intelektual dan birokrat daerah sudah bisa dideklarasikan, dan bisa didaftarakan pada 21-23 September 2015. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya