Berita

Dunia

Berita Aneh, Bosan dengan Istri, Laki-laki Ini Memilih Masuk Bui

JUMAT, 09 SEPTEMBER 2016 | 08:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sebuah kasus perampokan yang terbilang aneh membuat polisi geleng-geleng kepala. Konon, karena bosan tinggal serumah dengan sang istri, seorang pria memilih masuk bui.

Caranya, dengan merampok sebuah bank di Kansas, Amerika Serikat, pekan lalu (Jumat, 2/9).

Lawrence John Ripple, nama pria itu, terekam CCTV memasuki bank dan menyerahkan secarik kertas kepada seorang teller. Di secarik kertas itu dia menulis:


"Saya membawa senjata, berikan uang Anda," tulisnya.

Kepada polisi, sang teller mengaku menyerahkan uang tunai senilai 9.924 dolar AS kepada Ripple.

Setelah menerima uang itu, Ripple tidak langsung pergi meninggalkan sang teller dan lari keluar dari bank.

Seorang agen FBI seperti diberitakan Lawnewz.com, mengatakan, Ripple berjalan dari meja teller ke area lobi di dalam bank.

Kepada seorang petugas keamanan yang menghampirinya, Ripple mengatakan, dirinya lah yang sedang mereka cari-cari.

Tanpa kesulitan sama sekali, petugas keamanan meringkus Ripple dan menyerahkannya kepada polisi dan agen FBI yang datang ke lokasi. Uang yang diterimanya dari teller dikembalikan, dan Ripple digelandang ke kantor FBI.

Menurut Agen FBI Agent Eric Beltz, Ripple sempat berkeluh kesah saat diinterogasi.

Ripple mengaku berdebat hebat dengan istrinya di rumah, dan tak mau lagi menghadapi situasi yang sama.

Catatan kecil yang diberikannya kepada sang teller bank dia tulis di depan istrinya, Remedios Ripple.

"Aku lebih baik di penjara daripada di rumah," kata Ripple kepada sang istri sebelum berjalan menuju bank.

Bagi Ripple, merampok bank dan tidak melakukan perlawanan adalah cara paling cepat untuk masuk bui dan menghindari sang istri.

Aya-aya wae. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya