Berita

Musa Zainuddin/Net

Hukum

KPK Dikabarkan Segera Menetapkan Musa Zainuddin Sebagai Tersangka

KAMIS, 08 SEPTEMBER 2016 | 23:59 WIB | LAPORAN:

Anggota Komisi V DPR RI Musa Zainuddin tak lama lagi bakal mengikuti jejak rekannya Damayanti Wisnu Putranti, Budi Suprianto dan Andi Taufan Tiro sebagai tersangka kasus suap proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera).

Kabarnya surat perintah penyidikan KPK atas nama politikus PKB itu sudah masuk di meja pimpinan KPK dan tinggal dibubuhkan tandatangan.

Saat dimintai tanggapan, Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati enggan merinci. Meski demikian, Yuyuk mengisyararkan Musa memang sudah di ujung tanduk.


"Saya kira itu tinggal tunggu keputusan saja. Kalau sudah ditetapkan, akan diumumkan," ungkap Yuyuk di Kantornya, jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (8/9).

KPK sebelumnya pernah menyatakan bakal menetapkan tersangka lain dalam kasus dugaan suap proyek di Kemenpupera melalui bukti dan informasi yang telah didapat penyidik KPK. Termasuk bukti-bukti keterlibatan Musa di kasus yang menjerat beberapa angota Komisi V DPR.

"Jika memang ditemukan bukti yang cukup, maka (Muza Zainuddin) dapat diminta pertanggungjawaban secara pidana, bisa kami tetapkan sebagai tersangka," kata Priharsa beberapa waktu lalu.

Nama Musa kerap disebut-sebut menerima duit dari Direktur PT Windhu Tunggal Utama Abdul Khoir. Duit diterima lantaran politikus PKB itu memasukkan program aspirasinya untuk pembangunan jalan di Maluku yang bakal dikerjakan Abdul Khoir.

Selama diperiksa sebagai saksi Abdul Khoir, Musa kerap membantah kalau dirinya pernah menerima duit terkait program aspirasi. Padahal, nama Musa masuk dalam vonis untuk Abdul Khoir.

Musa dinilai menerima duit sejumlah Rp 3,8 miliar dan SGD 328,377. Duit tersebut sebagai pembayaran biaya Rp8 miliar atas proyek Pembangunan Jalan Taniwel-Saleman yang bakal dikerjakan oleh So Kok Seng alias Aseng. [zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya