Berita

Foto: RMOL

Dunia

Puan Maharani Hadiri HUT Ke-68 Korea Utara, Megawati Titip Salam

KAMIS, 08 SEPTEMBER 2016 | 07:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan RI Puan Maharani Kiemas menghadiri peringatan HUT ke-68 Republik Demokratik Rakyat Korea atau Korea Utara di Kedutaanbesar Korea Utara, di kawasan Menteng, Rabu malam (7/9).

Tiba di Kedubes Korut, Puan disambut Dutabesar An Kwang Il dan istri serta pejabat teras Kedubes Korut lainnya. Ini adalah kunjungan pertama Puan ke Kedubes Korea Utara.

Juga hadir dalam peringatan itu Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachry, sejumlah anggota DPR RI dan Sekjen Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea Teguh Santosa.


Dalam sambutan yang dibacakannya, Puan Maharani mengatakan, kedua negara memiliki hubungan bilateral yang baik dan harus ditingkatkan lagi di masa depan.

"Hubungan baik kedua negara dibangun oleh pendiri bangsa kita, Presiden Sukarno dan Presiden Kim Il Sung," kata Puan sambil menambahkan bunga anggrek yang diberikan Presiden Sukarno kepada Presiden Kim Il Sung pada tahun 1965 menjadi simbol persahabatan abadi kedua negara.

Tak lupa, dalam sambutan Puan juga menyampaikan salam dari ibundanya, Megawati Soekarnoputri.

Sementara Dubes An yang menyampaikan sambutan sebelum Puan, mengatakan bahwa negaranya telah mencatat sejumlah kemajuan dan keberhasilan dalam beberapa tahun belakangan ini. Dubes An juga mengatakan, Korea Utara juga masih menghadapi tekanan dari musuh-musuh Korea Utara. Namun sejauh ini mereka bisa menghadapi semua tekanan itu.

Usai sambutan, Puan Maharani dan AM Fachry bersama Dubes An memotong kue ulang tahun di hadapan tamu dan undangan yang memenuhi ruang utama Kedubes Korea Utara.

Dubes An juga membawa Puan ke ruangan lain untuk memperlihatkan lukisan alam yang ingin diberikan kepada Megawati Soekarnoputri.

Puan berjanji akan mengatur pertemuan antara Dubes An dengan Megawati dalam waktu dekat ini. [dem] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya