Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

ACT Kembali Gandeng Bukalapak Bikin Pemasaran Global Qurban

RABU, 31 AGUSTUS 2016 | 14:54 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali  bekerja sama dengan Bukalapak menggelar program pemasaran Global Qurban.  ACT melihat Bukalapak sebagai online marketplace  dengan tingkat pertumbuhan yang baik dan merupakan mitra strategis untuk meuwujudkan visi Global Qurban.

"Dengan kerjasama ini, kami juga ingin jangkauan penerima manfaat daging kurban di Indonesia semakin tersebar luas. Semakin banyak pekurban maka semakin jauh jangkauan sebaran distribusinya. InsyaAllah. Tidak hanya nasional namun juga para penerima manfaat di negeri yang kondisinya tak kalah menderita seperti pada konflik di Timur Tengah dan Afrika," kata Senior Vice President ACT, Imam Akbari, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 21/8).

Bekerjasama dengan mitra yang kuat dalam memanfaatkan teknologi digital online seperti Bukalapak, imbuh Imam, memudahkan masyarakat untuk membeli hewan kurban secara online dengan harga terjangkau tanpa mengabaikan kualitas hewan kurban serta pendistribusian daging qurban yang tepat sasaran.


Di tahun pertama kerjasama berjalan, Global Qurban online berhasil meningkatkan hasil penjualan hewan qurban sebesar 100 persen. Dan kini, antusias umat Muslim untuk membeli hewan kurban secara online sangat tinggi.

"Kemitraan yang kembali terjalin di tahun ini semata demi mempermudah masyarakat untuk berkurban. Global Qurban juga tak hanya menyajikan kemudahan, tapi program ini juga  memberdayakan peternak-peternak lokal di daerah yangmana mereka merupakan pelaku UKM. Inilah kesamaan visi yang kami rasakan. Selama ini Bukalapak sangat berkomitmen pada pengembangan UKM," tambah Oci Ambriosa. [ysa]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Zulhas Prediksi 15 Tahun Lagi Terjadi Perang Pangan

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:17

Outlook Utang Dipangkas, Menkeu Purbaya Ngaku Salah

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:08

Ketum Golkar Tak Mau Dengar Kabar Tersangka Fadia Arafiq

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:53

Indonesia Lebih Baik Ikut Menentukan Perdamaian, Zulhas: Ketimbang Nggak Bisa Apa-apa

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:42

Resmi! Anak di Bawah Umur 16 Tahun Dilarang Main Medsos dan Roblox

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:37

Soal Nasib Selat Hormuz, Iran: Silakan Tanya Amerika Serikat

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:26

Purbaya Heran Fitch Pangkas Outlook Utang RI Saat Negara Lain Defisit Lebih Tinggi

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Menko Airlangga Putar Otak Antisipasi Konflik Timteng

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Bahlil: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kursi Bertambah

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:37

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Capai 5,5 Persen

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:17

Selengkapnya