Berita

Bisnis

Ternyata Orang Ekuador Juga Suka Combro dan Joget Poco-poco

RABU, 31 AGUSTUS 2016 | 07:09 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Untuk mempromosikan keanekaragaman dan keunikan kuliner, kerajinan, tari, serta destinasi wisata Indonesia kepada pengunjung Ekuador, KBRI Quito menggelar pameran bertajuk Feria Tradicional de Indonesia (Festival Tradisional Indonesia) di taman Carolina, Quito, Ekuador.

Kulier yang ditampikan dalam pameran ini diantaranya adalah nasi rendang, sate ayam, pepes ikan dan mie goreng yang ditemani aneka penganan seperti risol, combro, dodol, telur gabus, nastar, tahu isi dan tempe mendoan. Sementara kerajinan dan aksesoris batik yang ditampilkan selain beragam macamnya, juga ada yang dibuat langsung oleh seniman Ekuador yang pernah belajar membatik di Indonesia.

Pengunjung yang memadati area pameran selain dimanjakan dengan kelezatan kuliner dan keindahan kerajinan batik, juga disuguhi penampilan tarian Lenggang Nyai dan tari Piring yang dibawakan WNI yang tinggal di Cuenca, Ekuador. Tidak itu saja, Duta Besar Diennaryati Tjokrosuprihatono mengajak para Duta Besar lainnya serta masyarakat yang mendatangi pameran untuk bersama-sama berjoget Poco-poco.


Ramainya pengunjung pada pameran yang digelar akhir pekan lalu ini juga dimanfaatkan untuk menyebarkan luaskan informasi umum tentang Indonesia, terutama penawaran paket perjalanan wisata dari 2 agen perjalanan setempat ke Bali, Jateng dan DKI Jakarta. Informasi beasiswa pun diberikan dengan harapan dapat menjaring lebih banyak warga Ekuador untuk belajar di Indonesia untuk kemudian membantu mempromosikan Indonesia di Ekuador. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya