Berita

Foto :Net

Bisnis

Menag: Ratusan Calhaj Indonesia Di Filipina Dalam Tekanan Berat

SENIN, 29 AGUSTUS 2016 | 17:14 WIB | LAPORAN:

Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin menegaskan bahwa kasus penipuan terhadap 177 calon jemaah haji Indonesia di Filipina merupakan domain Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) beserta kepolisian.

Namun demikian, menteri asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menekankan bahwa pihaknya akan terus berupaya untuk melakukan koordinasi dengan Kementrian Luar Negeri untuk memulangkan ratusan WNI tersebut.

"Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama mereka
bisa pulang," ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR di Senayan, Jakarta, Senin (29/8).

bisa pulang," ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR di Senayan, Jakarta, Senin (29/8).

Menurut Lukman, kondisi ratusan calhaj Indonesia kian memprihatinkan setelah tujuh sampai sembilan hari berada di detensi imigrasi Filipina. Pasalnya mereka dipindahkan dari penampungan haji Filipina ke penjara.

"Karena penampungan tidak didesain untuk ratusan orang. Mereka dicampur dengan kriminal lain dengan makanan yang tidak cukup baik," bebernya.

Upaya diplomasi terus diintensifkan oleh pemerintah Indonesia sehingga akhirnya mereka bisa dipindahkan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Manila.

"Sejak dua hari lalu, mereka sudah ada di KBRI Manila, meskipun sampai sekarang mereka belum bisa pulang karena pemerintah Filipina masih melakukan penyelidikan. Mereka mengalami tekanan luar biasa," tukasnya.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya