Berita

Foto: Net

Hukum

PILKADA KENDARI

Komitmen SBY Berantas Korupsi Rusak Kalau Demokrat Usung Derik

SENIN, 29 AGUSTUS 2016 | 05:08 WIB | LAPORAN:

RMOL. Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) serentak 2017 akan digelar 15 Februari mendatang di 7 provinsi, 76 kabupaten, dan 18 kota. Sejumlah daerah sudah mulai melakukan persiapan dan tahapan pilkada. Masing-masing partai politik juga tengah melakukan verifikasi untuk mendorong kader terbaiknya menjadi pemimpin di sejumlah daerah.

Tak terkecuali Partai Demokrat, partai yang dipimpin oleh mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Meskipun surat rekomendasi dari sang Ketua Umum, Susilo Bambang Yudhoyono, belum keluar, munculnya nama Muhammad Zayat Kaimoeddin atau dikenal dengan Derik, menuai pro dan kontra. Sebab, Zayat pernah ditahan atas kasus korupsi proyek peningkatan mutu SLTP di Dinas P dan K Sultra pada tahun 2003.

Ketua Lembaga Anti Korupsi (LAKRI) Sulawesi Tenggara, Johny David menyayangkan hal itu. Kata dia, seharusnya partai Demokrat tidak mengusung eks napi koruptor di pilkada serentak. Demokrat mestinya memilih kader yang bersih dari kasus hukum, termasuk korupsi.


"Kami menyayangkan kalau demokrat mengusung napi koruptor. Komitmen SBY untuk memberantas korupsi dipertanyakan, ketika harus mengusung napi korupsi sebagai calon kepala daerah dari Partai Demokrat,” kata Johny David dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/8).

Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan dan Ketua Bidang Komunikasi Publik, DPP Partai Demokrat, Imelda Sari, saat dikonfirmasi tidak berkomentar banyak soal calon wali kota Kendari yang akan diusung partai berlambang Mercy tersebut.

Imelda bilang, pihaknya tidak mau berkomentar, sebelum ada SK Rekomendasi dari DPP Partai Demokrat.

"Saya tidak mau komentar apapun kecuali sudah ada SK Rekomendasi,” tegasnya.

Sebelumnya pada pada Jum’at (26/8) lalu, DPP Partai Demokrat sudah menyerahkan surat rekomendasi terhadap para pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati serta paslon walikota dan wakil walikota di Provinsi Papua dan Sulawesi Tenggara (Sultra).

Khusus untuk Sultra, dari tujuh daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada Serentak 2017, baru empat daerah yang pasangan calonnya sudah mengantongi surat rekomendasi diusung oleh Partai Demokrat. Keempat daerah tersebut yakni, Kabupaten Kolaka Utara Nur Rahman Umar-Abbas, Kabupaten Buton Selatan Agus Faisal Hidayat-La Ode Arusani, Kabupaten Buton Tengah Mansyur Amila-Saleh Ganiru dan Kabupaten Muna Barat La Ode Rajiun Tumada-Ahmad Lamani.

Sementara untuk Kota Kendari, Kabupaten Buton dan Bombana masih menunggu ditandantangani oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

Tiga pasangan calon untuk ketiga daerah ini pun sudah ditetapkan oleh DPP Partai Demokrat. Mereka adalah Muhammad Zayat Kaimoeddin-Suri Syahriah Mahmud (Kendari), Samsu Umar Abdul Samiun-La Bakri (Buton) dan Tafdil-Johan Salim (Bombana).‎ [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya