Berita

Foto: Welly Limbong

Hukum

Pagi Saat Misa, Bom Bunuh Diri Serang Gereja Di Medan

MINGGU, 28 AGUSTUS 2016 | 10:51 WIB | LAPORAN:

Serangan teror bom terjadi di Gereja Santo Yosef, Jalan Dr. Mansur Medan saat jemaat sedang misa pagi (Minggu, 28/8).

Pengurus pemuda Gereja Santo Yosef, Welly Limbong menuturkan bahwa dirinya tengah berada di dalam gereja untuk mengikuti misa saat bom meledak. Berawal ketika imam gereja, pastor Albert S Pandiangan hendak memulai khotbah, tiba-tiba seorang pria berlari mendekati altar, sembari membawa ransel yang mengeluarkan percikan api.

Melihat gelagat tidak baik itu, pastor Albert yang tengah berada di altar pun sontan berlari menghindari pembawa bom. Para jemaat yang hadir terkejut kemudian mengejar si pelaku.


Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 9.30 WIB pagi tadi.Namun pelaku gagal meledakkan dirinya.

"Pelaku meneror di dalam gereja, satu bom sudah meledak, tapi tidak meledak semua, sehingga pelaku dapat diamankan oleh warga dan petugas," ujar Welly kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Welly yang masih berada di lokasi kejadian menyampaikan, petugas polisi dari Gegana, Brimob, dan TNI setelah itu langsung menyisir sekitar Gereja Santo Yosef, sepanjang radius 200 meter dari gereja. Pelaku sendiri sudah diamankan oleh petugas untuk diinterogasi.

"Info terakhir belum ada yang terluka. Situasi sudah kondusif disini saat ini. Petugas sedang mengidentifikasi jenis bom dan jumlah bom," ujarnya.

Sementara, berdasarkan informasi yang dihimpun, peneror bom diketahui bernama Ivan Armadi Hasugihan. Ia menggendong ransel berisi bom rakitan dari pipa berwarna kuning sembari memegang pisau dapur untuk menyerang pastor Albert. Meski sudah berusaha menghindar pastor Albert tetap terluka kena sayatan pisau pelaku di bagian lengan kirinya.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya