Berita

Zulkifli Hasan/Net

Ketua MPR Ajak Kader Nasyiatul Aisyiyah Ikut Sosialisasikan Empat Pilar

SABTU, 27 AGUSTUS 2016 | 09:24 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menghadiri Muktamar XIII Nasyiatul Aisyiyah (NA) di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Bantul, DIY, Jumat (26/8).

Dalam sambutannya, Zulkifli menekankan pentingnya kerjasama Sosialisasi Empat Pilar MPR dengan NA. Sosialisasi Empat Pilar MPR (Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi Negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara).

Menurut Zulkifl, saat ini generasi muda banyak yang mulai mengesampingkan nilai-nilai luhur bangsa. Sehingga banyak yang tidak memahami dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.


"Generasi Z sudah dekat dengan IT, perkembangan dunia ada dalam genggaman sehingga tidak penting lagi nusantara dan nilai-nilainya. Ini kan berbahaya," ujarnya saat memberi Sosialisasi Empat Pilar di Sportorium UMY.

Zulkifli juga menyebut berdasarkan survei Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), apabila hal ini terus dibiarkan maka 50 tahun mendatang nilai-nilai tentang ke-Indonesia-an akan dianggap tidak penting.

"Oleh karena itu saya ajak membangun karakter anak muda kita dengan membangun nilai-nilai kebangsaan kita dengan kerjasama. Saya kira itu manfaatnya sangat besar untuk bangsa dan negara," kata Zulkifli.

Ia juga mengingatkan agar seluruh kader NA mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dalam menghadapi era demokrasi bebas ini. Paling tidak ada dua nilai penting yang harus dikuasai, yakni ilmu pengetahuan dan kewirausahaan agar dapat memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri.

Hadir dalam acara itu hadir Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua Umum PP Nasyiatul Aisyiyah Norma Sari, Rektor UMY Bambang Cipto dan Anggota DPR RI Desy Ratnasari.

Desy yang juga menjadi pembicara dalam acara itu mengajak seluruh kader NA untuk menciptakan ketahanan keluarga guna membentuk karakter bangsa kuat. "Pentingnya ketahanan keluarga dalam memberi perlindungan bagi anak-anaknya di Indonesia," terangnya.

Muktamar XIII Nasyiatul Aisyiyah yang berlangsung hingga Minggu (28/8) ini diikuti oleh 1.000 peserta dari perwakilan dari Pimpinan Cabang Pimpinan Daerah dan seluruh Pimpinan Wilayah dari 24 provinsi, dan 2.500 penggembira dari seluruh Indonesia. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya