Berita

Susi Pudjiastuti/Net

Politik

Menteri Susi Ke Wisudawan: Bekerjalah Di Dalam Negeri

SABTU, 27 AGUSTUS 2016 | 09:07 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta mewisuda sebanyak 476 lulusan Tahun Akademik 2015/2016, Jumat (26/8). Dalam acara wisuda tersebut, hadir Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Dalam pidatonya, Susi mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menempuh pendidikan di STP hingga diwisuda. Susi juga mengimbau para wisudawan STP untuk lebih membangun perikanan dalam negeri dibandingkan bekerja di luar negeri.

"Pesan saya adalah sejauh-jauhnya Anda ke luar negeri, lebih baik kalian di dalam negeri. Bangun perikanan dalam negeri. Bekerjalah di dalam negeri, bangun poros maritim Indonesia, bangun perikanan Indonesia. Bangga menjadi bangsa Indonesia," ujar Susi.


Susi juga mengungkapkan bahwa selain pendidikan, dibutuhkan dua hal penting lain yang dapat menunjang seseorang di dunia kerja, yaitu kejujuran dan kedisiplinan. Di samping itu, juga dibutuhkan sikap yang pantang menyerah untuk menumbuhkan dua hal penting tersebut.

"Yang utama adalah kejujuran dan kedua adalah kedisiplinan. Tanpa dua hal itu, suatu saat Anda berhasil, akan turun kembali. Dua ini yang akan menjaga dan menyelamatkan kita dalam hidup ini. Saya harapkan wisudawan bertekad sama. Hidup akan memberikan apa yang Anda rencanakan dan usahakan. Usahakan lagi lagi dan lagi, jangan pantang menyerah. Niscaya integrity dan komitmen akan terlihat," ungkap Susi.

Dalam kesempatan tersebut, Susi juga mengungkapkan bahwa selama dua tahun menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan, Ia bersama KKP telah mereformasi berbagai hal terkait sektor kelautan dan perikanan.

"Dua tahun saya di KKP, banyak hal yang telah kami reform. Saya membuat tiga pilar sebagai pola pembangunan sektor kelautan dan perikanan, yaitu, kedaulatan, keberlanjutan, dan kesejahteraan," ungkap Susi.

Susi juga menegaskan, sebagai negara yang besar, sudah seharusnya Indonesia menjadi bangsa yang mandiri. Indonesia berhak melakukan apapun yang dapat menyejahterakan masyarakatnya tanpa pengaruh dari bangsa lain, termasuk dalam hal menjaga sumber daya di sektor kelautan dan perikanan.

"Kedaulatan bukan sekadar keamanan sebuah negara. Tapi bahwa sektor kelautan dan perikanan adalah pilar ekonomi yang wajib kita kuasai. Kita harus mandiri serta terbebas dari negara manapun. Karena Indonesia adalah bangsa yang merdeka. Kita berhak menentukan apa yang akan kita lakukan. Kita berhak merencanakan pembangunan yang sesuai untuk kesejahteraan bangsa kita sendiri," tegas Susi mengakhiri pidatonya.

Lulusan STP Jakarta yang diwisuda kali ini yaitu jenjang Diploma IV (Angkatan 48) yang terdiri dari Program Studi (Prodi) Teknologi Penangkapan Ikan sebanyak 79 orang, Permesinan Perikanan sebanyak 63 orang, Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan sebanyak 72 orang, Teknologi Akuakultur sebanyak 94 orang, Teknologi Pengelolaan Sumberdaya Perairan sebanyak 69 orang, serta Penyuluhan Perikanan sebanyak 85 orang. Adapun lulusan pada jenjang Strata II (Angkatan 4) merupakan Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan sebanyak 14 orang. Keenam program studi tersebut telah mendapatkan akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta memperoleh sertifikat ISO 9001:2008 tentang Sistem Manajemen Mutu. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya