Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Satgas Vaksin Palsu Tidak Terbuka Ke Publik

SABTU, 27 AGUSTUS 2016 | 07:06 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kinerja satuan tugas (Satgas) yang telah dibentuk oleh Menterian Kesehatan, Nila Moeloek, dalam penanganan kasus vaksin palsu di Indonesia sejauh ini belum transparan ke publik.

Anggota Komisi IX DPR RI, Ali Mahir, mengusulkan kepada Kemenkes agar Satgas yang dibentuk bisa bekerja lebih efektif melakukan pendataan dan menyasar praktik pembuatan dan peredaran obat palsu.

"Satgas ini penting juga untuk terbuka, diketahui oleh masyarakat. Harus mau menerima layanan informasi yang diberikan masyarakat yang mengetahui vaksin yang dicurigai palsu atau korban obat-obat palsu tertentu," ujarnya dalam keterangan pers, Sabtu (27/8).


Ali melanjutkan, semestinya Kemenkes tidak cukup membentuk Satgas, apalagi  baru-baru ini terbongkar lagi peredaran obat-obat palsu.

Selain memperbaiki regulasi kefarmasian yang ada, BPOM juga harus diberikan peran yang lebih besar.

"Karena keberadaan BPOM memiliki peran strategis," tegasnya.

Terlepas dari itu, Ali mengapreasiasi kerja keras aparat kepolisian yang begitu cepat mengungkap jaringan dan peredaran vaksin palsu.

"Ini sangat positif dan tinggal koordinasi antar lembaga yang harus terus diperbaiki," saran Ali. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya