Berita

Sanusi/Net

Hukum

Rekam Jejak Trio Sanusi, Danu Wira Dan Boy Ishak

RABU, 24 AGUSTUS 2016 | 20:32 WIB | LAPORAN:

Mantan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi ternyata pernah meminta dan menerima uang dari para rekanan Dinas Tata Air Provinsi DKI selaku mitra kerja komisi.

Hal itu terungkap dalam dakwaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Sanusi yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (24/8).

Permintaan dan penerimaan uang dari Dinas Tata Air DKI dilakukan sejak 2012 hingga 2015. Seperti penerimaan uang dari Direktur Utama PT Wirabayu Pratama Danu Wira sebesar Rp 21.180.997.275, kemudian dari Komisaris PT Imemba Contractors Boy Ishak sebesar Rp 2 miliar.


Diketahui, PT Wirabayu Pratama merupakan rekanan Dinas Tata Air dalam proyek pekerjaan antara tahun 2012-2015. Seperti proyek penggantian pompa pengendali banjir dan lelang belanja modal pengadaan mesin pompa air. Perusahaan yang beralamat di Warung Buncit, Jakarta Selatan itu memang pernah disorot karena jadi pemenang lelang padahal harga uang yang diajukan lebih tinggi.

Dalam lelang pergantian dan pengadaan pompa untuk pengendalian banjir di DKI tahun 2012, PT. Wira Bayu Pratama menang dengan penawaran harga Rp 7,5 miliar. Sementara PT. Mahkota Brilian Jaya yang menawarkan harga sebesar Rp 5 miliar dan PT. Wahana Gitas Mandiri Rp 7,1 miliar malah dikalahkan dalam lelang tersebut. Kedua penawaran perusahaan tersebut jauh lebih rendah dari Harga Perkiraan Sementara sebesar Rp 7,8 miliar.

Menariknya, dalam penelusuran situs resmi PT Wirabayu Pratama, perusahan tersebut bukan bergerak di bidang tata air melainkan di bidang website development, data center development dan networking.‎

Sama seperti perusahaan yang dipimpin Danu, PT Imemba Contractors juga sebagai rekanan Dinas Tata Air Pemprov DKI sejak 2012 sampai 2015. Pada 28 Juni lalu, KPK memeriksa Komisaris PT Imemba Contractors Boy Ishak sebagai saksi untuk Sanusi. Pemeriksaan Boy berbarengan dengan pemeriksaan anggota DPRD DKI dari Fraksi Hanura Syarifuddin dan dari Fraksi Nasdem H. Subandi. Kedua anggota DPRD tersebut juga diperiksa sebagai saksi Sanusi.

Perusahaan yang dipimpin Boy belakangan juga menyisakan masalah dalam proyek pembangunan jalan Purabaya-Jati-Saguling, Bandung. PT Imemba Contractor hanya mengerjakan 20 persen dari total 16 kilometer atau sekitar 3,2 kilometer dalam pengerjaan jalan penghubung enam desa tersebut.

Lantas bagaimana perusahaan Danu dan Boy bisa lolos dalam pengerjaan proyek dan menjadi rekanan Dinas Tata Air Pemprov DKI. Berdasarkan penelurusan hubungan pertemanan antara Sanusi, Boy Ishak, dan Danu Wira memang sudah berjalan cukup lama. Danu merupakan teman kuliah Sanusi. Hal ini diakui oleh Krisna Mursi yang merupakan kuasa hukum Sanusi.

"Ketika itu kan Bang Uci (Sanusi) sebagai anggota Komisi D tahun 2009. Lalu, kedekatannya dengan Danu Wira memang ada hubungannya pada saat kuliah, dia teman kuliah, teman main," ujar Krisna di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Ketiganya kerap bermain lelang Dinas Pekerjaan Umum (kini Dinas Tata Air). Boy Ishak, Danu Wira adalah dua sahabat Sanusi yang dalam berbagai proyek melakukan kerja sama operasional yang seluruh tenaga kerjanya menggunakan karyawan PT. Wira Bayu Pratama. Tim menjadi lebih kuat seiring masuknya orang dekat Sanusi yakni Aisyah Ahmad dan kerabat dari Danu Wira bernama Lani. Sehingga proyek-proyek yang berhubungan dengan Dinas PU DKI langsung ditangani Danu Wira dan Boy Ishak. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya