Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Kenaikan Harga Rokok Bisa Dimanfaatkan Untuk Subsidi Kesehatan

SENIN, 22 AGUSTUS 2016 | 19:02 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Usulan kebijakan menaikkan harga rokok, seperti yang hangat diberitakan belakangan ini, adalah baik untuk masyarakat namun dengan catatan penting dalam implementasinya.

Anggota Komisi Bidang Kesehatan (Komisi IX) DPR RI, Amelia Anggraini, menyatakan, gagasan itu baik dari sudut pandang kesehatan .

"Dari aspek kesehatan saya setuju harga cukai rokok dinaikkan," katanya kepada wartawan, Senin (22/8).


Dia juga berpendapat, angka kemiskinan akan berkurang mengingat mayoritas konsumen rokok adalah orang miskin.

Namun, Amel menambahkan, akan lebih bijak bila kenaikan harga rokok dimanfaatkan untuk biaya kesehatan masyarakat. Artinya, menjadi subsidi silang kepada masyarakat berpendapatan rendah.

"Saya salut jika Pak Jokowi bisa melakukan ini (kenaikan cukai rokok)," ujar legislator dari Partai Nasdem ini.

Meski setuju dengan kenaikan harga rokok, Amel mengingatkan agar kebijakan ini tidak menimbulkan "efek samping".

"Pemerintah harus memikirkan dampak terburuk yang menimpa petani tembakau serta mencari solusi yang solutif untuk mereka. Petani tembakau juga harus diselamatkan," pungkasnya. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Presiden Prabowo Minta Fokus Pengelolaan SDA untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 28 Januari 2026 | 20:15

BMKG: Cuaca Ekstrem Efek Samping OMC adalah Kekeliruan Sains

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:58

Kasus Penjual Es Gabus di Kemayoran Disorot DPR

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:54

Berikut Tiga Kesimpulan RDPU DPR soal Kasus Hogi Minaya

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:35

Disanksi Disiplin, Serda Heri Minta Maaf dan Peluk Pedagang Es Gabus

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:29

Pemuda dan Aktivis Mahasiswa Ingin Dilibatkan dalam Tim Reformasi Polri

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:20

Raja Juli Pantas Masuk Daftar List Menteri yang Harus Diganti

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:04

Kacamata Kuda Hukum Positif

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:04

Thomas Djiwandono Tegaskan Tidak Ada Cawe-cawe Prabowo

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:33

Lomba Menembak TSC Panglima Kopassus Cup 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:22

Selengkapnya