Berita

Fahri Hamzah/Net

Hukum

Fahri Hamzah Baru Temukan Alasan Logis Revisi UU Kewarganegaraan

SENIN, 22 AGUSTUS 2016 | 15:58 WIB | LAPORAN:

Pemerintah dan DPR didesak untuk merevisi UU 12/2006 tentang Kewarganegaraan. Desakan masyarakat menyusul mencuatnya kasus kewarganegaraan Gloria Natapradja Hamel dan Arcandra Tahar.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai usulan tersebut masuk akal.

"Saya baru menerima alasan masuk akalnya, yaitu karena alasan biologis," jelas Fahri di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (22/8).


Gloria merupakan siswa SMA Islam Dian Didaktika tak jadi menjadi bagian dari anggota Paskibraka pada 17 Agustus kemarin. Alasannya, Gloria memiliki paspor Perancis.  Didier Hamel, ayah Gloria, merupakan warga Perancis. Sementara ibunya, Ira Natapradja WNI.

Sementara Arcandra diberhentikan dari kursi Menteri ESDM karena ternyata sudah menjadi warga negara Amerika Serikat. Arcandra sudah 20 tahun tinggal di negara Paman Sam tersebut. Mengingat, dia bersekolah S2 dan S3 hingga berkarier di sana. Bahkan dia  memiliki 6 hak paten internasional.

Menurut Fahri orang semacam Gloria dan Arcandra sudah selayaknya boleh memiliki dua kewarganegaraan.

"Jadi orang yang hubungan biologis itu boleh menyebabkan dia memilki dua kewargangeraan, seperti si Gloria. Dia wajar mempunyai dua kewargangeraan, orang yang seperti Gloria banyak. Kedua, alasan karena dia itu tinggal dan bekerja diluar negeri tapi dia tetap mencintai Indonesia dan ingin berkontribusi di Indonesia itu dibolehkan," katanya.

Fahri menekankan bahwa dirinya belum menemukan alasan logis selain dua alasan diatas.

"Di luar alasan biologis itu, saya lihat belum ada kepentingan. Tapi boleh juga diberikan seperti mekanisme biasa adanya diskresi seperti dicek oleh DPR," tukasnya. [zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya