Berita

Foto :Net

Hukum

GPAN Cetus Drugs Amnesty Untuk Bandar Narkoba

MINGGU, 21 AGUSTUS 2016 | 06:33 WIB | LAPORAN:

Penyelundupan dan peredaran narkoba di Indonesia kian masif.

Organisasi masyarakat (ormas) Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) mengusulkan kepada Presiden Jokowi agar para bandar narkoba diberikan pengampunan atau 'drugs amnesty'.

Demikian dikatakan Ketua Umum GPAN, Bob Hasan usai menonton Film 3 Pilihan Hidup di Planet Hollywood, Jakarta , Sabtu (20/8). Film 3 Pilihan Hidup yang saat ini sedang tayang diseluruh bioskop di Indonesia disinyalir sebagai bentuk kampanye drugs amnesty atau pengampunan terhadap bandar narkoba.


Film ini dibintangi sejumpal artis papan atas seperti Tessy Srimulat, Roy Marten, Julia Perez, Hengky Tornando, Cinta Laura, Marshanda, Ade Yunita Hutagaol, Cinta Penelope, Dwi AP, Rita Hasan, Vista Putri, Gemma Zhae, Julia, Chika Xydia, dan didukung oleh Brigjen Pol Drs. Siswandi, seorang jendral polisi aktif dan yang sangat peduli dengan bahaya penyalahgunaan narkoba, serta pejabat Badan Narkotika Nasional (BNN) Dikdik Kusnaidi dan didukung pula oleh artis fenomenal Mpok Ely Sugigi bersama Mpok Atiek.

Menurut Bob, banyak hal yang telah dilakukan pemerintah dan masyarakat guna mencegah peredaran gelap narkoba. Namun korban dari peredaran gelap narkoba terus bertambah. BNN pun dinilainya  telah gagal melakukan upaya pencegahan. Hukuman mati bandar narkoba yang harusnya menjadi efek jera juga saat ini masih menimbulkan pro dan kontra.

"Untuk itu lah, gagasan drugs amnesty, atau pengampunan bagi pemakai dan pecandu narkoba harus dipertimbangkan guna menyelamatkan generasi bangsa," kata Bob seperti dalam rilis.

Menurut Bob, saat ini pencegahan narkoba melalui penempelan stiker ataupun pemasangan spanduk sudah tak lagi efektif. Maka dari itu diperlukan langkah yang berbeda, semisal drugs amnesty yang nantinya hanya diberikan sekali kepada pengedar narkoba dan diberi batas waktu.

"Jadi jika setelah mendapatkan drugs amesty masih menjadi bandar, maka akan diberikan hukuman yang lebih berat, dalam drugs amnesty juga nantinya TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) nya juga akan kita miskinkan jika dia tak menyerahkan diri," lanjut Bob.

Untuk melanjutkan gagasan ini, Ia mengaku akan melakukan komunikasi dengan pihak terkait BNN. Dia akan segera menyampaikan gagasannya ini ke lembaga anti narkotika tersebut.

Staff Ahli Sosial dan Budaya Mabes Polri, Irjen Pol Benny Mokalu yang saat itu turut hadir dalam konferensi pers GPAN juga merespon positif gagasan drugs amnesty. Menurutnya, jika para bandar mau mengakui kesalahan dan menyerahkan diri itu akan lebih baik.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya