Berita

Wirianingsih/Net

Politik

Upaya Perempuan PKS Menghadirkan Indonesia Emas

SABTU, 20 AGUSTUS 2016 | 12:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS menggandeng Garuda Keadilan (GK) mengadakan agenda sarasehan bertema Remaja Bicara untuk Bangsa Berdaulat dan Bermartabat.

"Sungguh menyenangkan bisa menggandeng anak kader melalui Garuda Keadilan untuk mengadakan acara ini. Semoga para kader dakwah terus-menerus dalam koridor kebaikan. Mereka menjadi estafet perjuangan dakwah para pendahulunya," kata Ketua BPKK DPP PKS Wirianingsih di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (20/8).

Sebagai entitas politik, kata Wirianingsih, PKS berharap menjadi saksi sejarah melalui anak kadernya. Anak kader yang tampil hari ini harus menjadi generasi emas yang meneruskan kepemimpinan Indonesia.


"Sangat bagus sekali bila anak kader PKS berkepribadian Qurani. Sungguh luar biasa bila satu keluarga minimal ada satu hafidz Al-Qur'an," kata Wirianingsih.

Sehingga, kata ibu dari 11 anak penghafal Al-Qur'an ini, ke depan bisa menghadirkan Indonesia emas yang lahir dari anak kader.

"InsyaAllah Indonesia emas ke depan dipimpin oleh kader-kader Partai Keadilan Sejahtera yang salah satunya hadir dalam sarasehan ini," ujarnya dalam sambutan.

Dalam sarasehan tersebut berlanjut dalam bahasan diskusi yang antara lain tentang bagaimana generasi Y dan Z memandang bentuk kehidupan di masa mendatang, apa yang menjadi daya ungkit bagi masa depan dirinya dan masa depan bangsa serta hambatan yang perlu diatasi. Para narasumber adalah remaja yang dianggap mewakili generasi netizen dari beragam aspek, yaitu aspek informasi dan teknologi, aspek politik serta aspek ekonomi.

Seperti dalam keterangan Humas PKS, acara sarasehan tersebut dihadiri sekitar 50 anak kader dari Garuda Keadilan. Turut hadir pula Presiden PKS Mohamad Shobil Iman, Sekretaris MPP PKS Untung Wahono, Wasekjen DPP PKS Abdul Hakim, Sekretaris Majelis Syuro PKS Abu Ridho dan para pengurus BPKK DPP PKS. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya