Berita

Ade Komarudin/Net

Politik

Ketua DPR: Belum Interpelasi Sudah Diberhentikan

JUMAT, 19 AGUSTUS 2016 | 05:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua DPR RI Ade Komarudin enggan mengomentari wacana pengajuan hak interpelasi oleh segelintir anggota DPR terhadap Presiden Joko Widodo terkait kasus Arcandra Tahar. Jokowi memberhentikan hormat Arcandra sebagai menteri ESDM karena status kewarganegaraan.

"Interpelasi itu kan hak anggota. Saya nggak bisa komentari hak anggota," kata politisi Partai Golkar ini di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/8).

Namun demikian, Ade mempertanyakan apakah pengajuan hak interpelasi terhadap kasus tersebut merupakan hal yang sangat prinsipil.


"Kalau ingin mengabdi ya kenapa tidak. Kalau dibilang langgar aturan, apa benar? Kenapa tidak diperbaiki prosedurnya? Kan belum juga terjadi. Kalau ada hak bertanya juga kan belum terjadi apa-apa. Presidenkan cepat ambil langkah," ujarnya.

Jadi jelas Ade, tidak ada alasan juga untuk menginterpelasi Jokowi. "Belum diinterpelasi sudah diberhentikan. Bayangin (Arcandra Tahar) menteri paling cepat (20 hari)," tambah Ade.

Kemudian, Ade juga menanggapi soal adanya wacana revisi UU 12/2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Menurut dia UU tersebut harus dievaluasi terlebih dahulu. Pasalnya, DPR tentu lebih memilih pembahasan UU yang paling mendesak terlebih dahulu.

"Kita harus evaluasi dululah di Prolegnas itu (UU Kewarganegaraan). Beberapa undang-undang yang tidak mendesak drop aja dulu," tandasnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya