Berita

Foto/Net

Nusantara

Banjir-Longsor Trenggalek, 4.991 Rumah Terendam Dan Seorang Meninggal Dunia

RABU, 17 AGUSTUS 2016 | 23:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Untuk kesekian kali wilayah di Kabupaten Trenggalek Provinsi Jawa Timur terendam banjir. Jika sebelumnya Senin (15/8) beberapa desa di Kecamatan Munjungan diterjang banjir bandang yang menyebabkan 935 kepala keluarga (kk) terdampak. Pada Rabu (17/8) pukul 20.00 Wib, banjir kembali merendam 11 desa di Kecamatan Gandusari.

Hujan deras yang berlangsung pada Selasa (16/8) pukul 21.00 WIB hingga Rabu pagi telah menyebabkan Sungai Tawing meluap sehingga merendam beberapa desa di Kecamatan Gandusari. Puncak banjir terjadi pada Rabu pukul 04.00-07.00 WIB dengan ketinggian antara 50-50 cm. Pada pukul 13.30 WIB, sebagian banjir mulai surut di beberapa wilayah.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir menyebabkan satu orang atas nama Laminto (53) luka-luka, tangan kanan patah tertimpa kandang sapi. Korban dirawat di RSUD Dr Iskak Tulungagung.


Banjir menyebabkan sekitar 4.991 rumah terendam banjir setinggi 50-150 cm. Sebaran rumah warga yang terendam banjir adalah: Desa Jajar 200 kk, Desa Ngrayung 152 kk, Desa Sukorejo 970 kk, Desa Wonorejo 2503, Desa Gandusari 500 kk, Desa Wonoanti 120 kk, Desa Widoro 275 kk, Desa Karanganyar 250 kk, Desa Melis 11 kk, dan Desa Krandegan 10 kk.

"Selain itu banjir juga merendam lahan pertanian yang rusak terdiri dari 48 hektar yaitu: 40 hektar di Desa Krandegan, 6 hektar di Desa Karanganyar dan 2 hektar di Desa Widoro," ujar Sutopo sesaat lalu.

Kerugian lain adalah pada peternakan dan perikanan dimana: 10 buah kolam ikan lele milik H. Makin di Desa wononejo yang terletak di RT 21 Desa Sukorejo diperkirakan kerugian Rp 1 milyar, 1 ekor sapi hilang mlik Giman Ds Ngrayung, dan 2 ekor kambing milik Jumari RT 01 Desa Jajar.

"Dan dampak lain adalah rusaknya jembatan, jalan dan kerusakan bangunan perkantoran," sebut Sutopo menambahkan.

Sutopo menambahkan, akibat hujan deras juga telah menyebabkan longsor di Trenggalek. Longsor menimpa rumah di Dusun Balang Desa Senden Kecamatan Kampak sehingga roboh dan menyebabkan seorang meninggal dunia yaitu Mukilah (80). Di tempat lain longsor menimpa rumah di Desa Ngembel Kecamatan Watulimo.

Upaya penanganan darurat telah dilakukan. BPBD Kabupaten Trenggalek telah melakukan distribusi logistik. Tagana mendirikan dapur umum di Kantor Kecamatan Gandusari. BPBD Jawa Timur melakukan pengiriman logistik dan sandang. Dan BPBD Trenggalek dan BPBD Jawa Timur masih melakukan pendataan secara menyeluruh.

"Masyarakat diminta selalu waspada terkait ancaman banjir dan longsor di musim kemarau. Anomali cuaca dan menguatnya La Nina telah meningkatkan curah hujan secara nyata. Potensi hujan masih akan terus berlangsung," demikian Sutopo. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya