Berita

Arsyad Hidayat/Net

Dunia

Kehadiran Petugas Haji Di Pemondokan Akan Membantu Jemaah

RABU, 17 AGUSTUS 2016 | 04:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kementerian Agama lewat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menggunakan pola baru dalam penempatan petugas haji. Kalau sebelumnya petugas haji terkonsentrasi di kantor sektor, mulai tahun 2016 ini mereka akan ditempatkan di setiap pemondokan jemaah haji.

"Kami ingin petugas hadir di depan jemaah. Bentuknya, di setiap hotel yang ditempati jemaah, di situ harus ada petugas. Harapannya, setiap detak jantung jemaah bisa dirasakan oleh petugas," demikian dikatakan Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat di Makkah, Selasa (16/8).

Sebelumnya, dia telah mengumpulkan petugas layanan umum yang akan ditempatkan di setiap pemondokan untuk memastikan kesiapan mereka dalam melakukan tugas layanan kepada jemaah haji Indonesia.


Jemaah haji Indonesia diperkirakan akan mulai masuk ke Makkah pada Rabu malam (17/08). Jemaah kloter pertama embarkasi Padang (PDG 01) dijadwalkan akan menjadi rombongan pertama yang tiba di kota kelahiran Nabi Muhammad SAW. Dan akan menempati Hotel Nasimat Al Khair di Sektor Satu, kawasan Mahbas Jin-Makkah.

"Jemaah datang untuk melaksanakan ibadah haji. Karenanya mereka harus didukung dengan kondisi dan suasana kondusif. Caranya, semua pelayanan kepada jemaah harus dalam kondisi siap dan tidak ada masalah," terang Arsyad.

Selain memberikan pelayanan langsung atas setiap kebutuhan jemaah, Arsyad berharap para petugas haji juga memonitor implementasi layanan pemilik hotel dan penyedia katering sesuai dengan kontrak yang telah disepakati. Monitoring perlu dilakukan untuk memastikan tidak ada item kesepakatan yang diabaikan. "Jika itu sudah kita lakukan, maka hotel jemaah harapannya tidak ada masalah. Kalau ada masalah pun, jemaah bisa segera menyampaikan kepada petugas yang stand by di hotel sehingga bisa segera ditindaklanjuti," ujarnya.

Arsyad juga berharap, kehadiran petugas di pemondokan dapat memudahkan jemaah dalam menyampaikan permasalahan yang dialaminya. Dengan begitu, jemaah haji mendapat saluran yang pas dalam menyampaikan keluhan, sehingga tidak lagi disampaikan melalui media sosial. Keluhan jemaah akan dicatat dan direkap untuk disampaikan dan dibahas pada forum evaluasi.

"Kita berupaya agar segala sesuatu yang terjadi di pemondokan jemaah, baik terkait layanan akomodasi, distribusi katering, dan transportasi, semuanya sesuai dengan yang kita harapkan dan kita inginkan," katanya seperti dilansir dari laman kemenag.go.id. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya