Berita

Foto/Net

Nusantara

Aksi Solidaritas, Jurnalis Medan Serahkan Karangan Bunga Ke Markas TNI AU

RABU, 17 AGUSTUS 2016 | 01:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ratusan jurnalis di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang tergabung dalam Forum Jurnalis Medan (FJM) menggelar aksi damai dengan melakukan orasi dan berjalan kaki mengantarkan karangan bunga ke depan Kantor Komando Operasi Angkatan Udara I, Pangkalan TNI AU Soewondo, Medan, di Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa (16/8).

Aksi damai dan mengantarkan karangan bunga ini merupakan bentuk simbolis "duka cita" seluruh jurnalis lintas organisasi di Sumut seperti PWI Sumut, IJTI Sumut, AJI Medan, Aliansi Media Cyber Indonesia Medan, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan atas tindakan penganiayaan terhadap masyarakat dan dua jurnalis Array Argus (Tribun Medan) dan Andri Syafrin (MNC TV) saat melakukan peliputan di Sari Rejo, Medan Polonia, Senin (15/8).

"Kami berduka, karena hingga saat ini masih banyak aparat yang belum memahami UU Pers 40/1999 yang mengatur kebebasan pers dalam
melaksanakan tugas junalistik. Kami sangat berduka, karena ketidakpahaman oknum dari TNI AU tersebut berujung pada penganiayaan rekan kami," kata Ketua IJTI Sumut, Edi Irawan dalam orasinya di Bundaran Mandiri, Jalan Sudirman, Medan.

melaksanakan tugas junalistik. Kami sangat berduka, karena ketidakpahaman oknum dari TNI AU tersebut berujung pada penganiayaan rekan kami," kata Ketua IJTI Sumut, Edi Irawan dalam orasinya di Bundaran Mandiri, Jalan Sudirman, Medan.

Selain membawa karangan bunga, dalam aksi ini ratusan jurnalis juga membawa poster bertuliskan kecaman mereka terhadap aksi yang membuat
kedua jurnalis tersebut harus menjalani perawatan di rumah sakit. Mereka meminta agar oknum yang melakukan penganiayaan tersebut diberi sanksi dan dihukum sesuai aturan yang berlaku. Mereka juga mendesak, agar pimpinan mereka dicopot.

"Kami meminta agar Presiden mencopot KSAU, Danlanud Soewondo dan Komandan Paskhas TNI di Medan," ujarnya seperti dilansir dari Medan Bagus.

Seperti diwartakan, bentrok terjadi saat aksi damai Formas Sumut dengan TNI AU, Senin (15/8). Warga menolak tanahnya dipatok-patok untuk dijadikan Rusunawa. Aksi yang diliput para jurnalis ini berakhir ricuh hingga menjatuhkan 11 korban, dua diantaranya adalah jurnalis yang sampai saat ini masih dirawat di rumah sakit karena menderita patah tulang rusuk dan leher. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya