Berita

Haris Azhar/Net

Hukum

Irwasum: Kehadiran Tim Ke Nusakambangan Untuk Cari Tahu Siapa Yang Undang Haris

SELASA, 16 AGUSTUS 2016 | 17:39 WIB | LAPORAN:

RMOL.  Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Dwi Priyatno, menjelaskan keberangkatan Tim Investigasi ke Lapas Nusakambangan untuk mengumpulkan fakta.

Hal terkait tulisan Koordinator Kontras Haris Azhar soal kesaksian terpidana mati kasus narkoba yang telah dieksekusi Freddy Budiman.

"Kita kumpulkan fakta itu, apa yang disampaikan kita kumpulkan baru kita analisa. Contohnya sekarang tim mau ke Nusakambangan, tim sudah berangkat kemarin sore, yang independen hari ini. Nanti ketemu disana nanti dari hasil itu dikumpulkan dan dianalisa seperti apa. Tim masih bekerja," ujar Komjen Dwi saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Selasa.


Dia kembali menjelaskan kehadiran tim di Nusakambangan juga untuk mengkonfirmasi soal kehadiran Haris di Lapas. Terutama siapa pihak yang mengundang koordinator Kontras tersebut.

"Apa betul Pak Haris Azhar ketemu, atas undangan siapa misalnya begitu, disana ketemu dengan siapa kan biasanya difasilitasi izin. Apa yang dibicarakan sampai detil nantinya. Tapi apa yang dibicarakan benar atau tidak kita belum tahu," jelas Jenderal bintang tiga tersebut.

Soal pertemuan antara Kapolri dan Kepala PPATK, Dwi belum dapat menjelaskan. Ia berkilah hasil pertemuan Kepala PPATK denga Kapolri belum dijelas secara terperinci padanya. Sebab saat pertemuan tersebut, ia melakukan pertemuan dengan tim investigasi lainnya.

"Tadi hanya Pak Kepala PPATK, didampingi stafnya, Bapak Kapolri saja, saya belum dipanggil oleh kapolri. Pak Kapolri kan ke DPR, setelah itu barangkali saya dipanggil, bapak kan masih sibuk," terangnya. [zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya