Arcandra Tahar/Net
Arcandra Tahar/Net
Pemerhati hukum Universitas Diponegoro (Undip) M. Mirza Harera menjelaskan, untuk mendapatkan kewarganegaraan AS, Arcandra sudah mengucapkan sumpah setia. Dengan menerima jabatan publik di Indonesia maka kewarganegaraannya di negeri Paman Sam akan gugur, sementara di Indonesia juga tidak diakui.
"Dia bukan lagi warga negara Indonesia (WNI) karena Undang-Undang Nomor 12/2006 menjelaskan Indonesia tidak mengenal kewarganegaraan ganda," ujarnya kepada wartawan, Selasa (16/8).
Populer
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16
Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33
Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07
Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18
Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04
UPDATE
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08
Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54
Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47
Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43