Berita

Politik

Lima Parpol Dukung Amendemen Penguatan DPD

SELASA, 16 AGUSTUS 2016 | 02:41 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI terus melakukan komunikasi dengan partai politik terkait upaya penguatan lembaga DPD melalui Amandemen UUD 1945. Untuk saat ini, DPD telah mendapatkan dukungan dari lima partai politik untuk mengusulkan Amandemen kelima.

"Kami sudah mencoba mengkomunikasi dengan partai. Bahkan kita pernah berkumpul beberapa partai. Sambutan dari beberapa partai politik yang DPD kunjungi semuanya welcome," kata Wakil Ketua DPD Farouk Muhammad di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (15/8).

Namun, pada akhir-akhir ini, ketika DPD mau melaksanakannya masih ada hambatan. Untuk itu, DPD terus melakukan pendekatan-pendekatan kepada partai mana yang mendukung.


"Jadi kita masih perlu terus pendekatan kepada partai-partai yang mendukung adanya amandemen. Saya bisa memahami jika pimpinan MPR belum bisa mengagendakan usulan amandemen dikarenakan belum memenuhi syarat sepertiga jumlah anggota yang mendukung," terang Farouk.

Lebih lanjut, Senator asal Nusa Tenggara Barat itu menjelaskan partai yang sudah menyetujui usulan amandemen diantaranya Partai Gerindra, PKS, PAN, Partai Hanura, dan Partai Golkar.

"Kelima partai itu sudah welcome menyambut baik adanya amandemen. Bahkan kita sudah bertemu di suatu tempat, dan mereka sudah mengarah kesana. Walaupun ada perbedaan sedikit, tapi buat kami tidak menjadi masalah," lontar dia.

Pada hakekatnya, sambungnya, semua partai welcome terhadap penguatan DPD. Namun, Farouk belum bisa menentukan kapan akan bergulirnya Amandemen kelima UUD 1945.

"Kita belum bisa menentukan kapan terjadinya Amandemen. Kita hanya bisa bekerja dan bekerja. Tentunya kita mengharapkan turun tangan Kepala Negara yaitu Presiden Joko Widodo. Kami berharap Presiden bisa turun tangan untuk menjembatani," harap Farouk. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya