Berita

Pratikno dan Johan Budi/Net

Politik

Pratikno Juga Harus Bertanggungjawab Terkait Pemberhentian Arcandra

SELASA, 16 AGUSTUS 2016 | 02:20 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo memberhentikan Arcandra Tahar dari jabatan Menteri ESDM karena didera polemik dwi kewarganegaraan atau kewarganegaraan ganda.

Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing mengatakan, polemik ini sebagai puncak dari menajemen administrasi dan penerapan hukum tata negara di Istana Negara yang sangat "menyedihkan".

"Untuk itu, tidak boleh tidak Mensesneg (Menteri Sekretaris Negara) Pratikno harus ikut bertanggungjawab. Dia tidak cukup hanya mengumumkan pemberhentian Menteri ESDM tersebut," ujar Direktur EmrusCorner ini, Selasa (16/5).


Karena itu, lanjut dia, sudah saatnya Presiden Jokowi melakukan evaluasi terhadap kinerja Mensesneg secara detail agar tidak terulang lagi kesalahan berikutnya.

Kelemahan pengelolaan administrasi dan penerapan hukum tata negara di Istana bukan kali pertama. Menurut catatan Direktur EmrusCorner, setidaknya sudah tiga kali terjadi kelemahan di Istana yang mengejutkan publik.

Pertama, Perpres tunjangan DP mobil pejabat yang dicabut tidak beberapa lama berselang karena mengandung kelemahan. Kedua, pidato Presiden Jokowi pada Hari Lahir Pancasila menyebutkan bahwa kelahiran Bung Karno di Blitar bukan di Surabaya. Ketiga, penyebutan BIN sebagai Badan Intelijen Nasional padahan Badan Intelijen Negara. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya