Berita

Foto/Net

Hukum

POLEMIK

Produsen Tidak Terjamah, Jaringan Bisa Terus Hidup

Mafia Narkoba
SENIN, 15 AGUSTUS 2016 | 09:05 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Aparat penegak hukum dianggap hanya menyentuh pihak yang bergerak aktif dalam mengedarkan narkoba. Sementara pihak yang mem­produksinya kurang terjamah.

Direktur Eksekutif Perkumpulan Prakarsa AH Maftuchan mengatakan, semestinya pro­dusen rumahan narkoba juga dijerat.

"Selama ini fokus di hilir yang menggunakan narkoba. Sementara drugs dealer-nya selamat. Produsennya tidak disentuh," ujar Maftuchan dalam diskusi di Jakarta kemarin.


Maftuchan mengatakan, bisnis narkoba tak hanya mencakup domestik, tetapi hingga jaringan internasional. Jika produsennya tidak dijerat, jaringan peredaran narkoba bisa tetap hidup, bahkan meluas.

Maftuchan menyebut Indonesia menjadi salah satu ladang basah untuk memproduksi dan mengedarkan narkoba. Lantaran itu, hubungan antarnegara untuk memerangi narkoba harus diperkuat.

"Jenis narkoba yang diproduksi di negara lain, masuk ke Indonesia. Untuk bisa ke Australia, pasti melewati kita," kata Maftuchan.

Maftuchan menduga, selain menjadi produsen dan peng­guna, pelaku berpotensi besar melakukan pencucian uang dari hasil penjualan narkoba. Aparat diminta tegas mengem­bangkan perkaranya ke ranah pencucian uang.

"Dengan menelusuri aliran uangnya, bisa menjerat yang lainnya, karena ini organized crime," kata Maftuchan. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya