Berita

Rini Soemarno/Net

Bisnis

Menteri Rini Akan Buka Indonesia Properti Expo Di JCC

SELASA, 09 AGUSTUS 2016 | 22:46 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Laju pertumbuhan penduduk Indonesia yang tinggi sangat berpengaruh terhadap peningkatan kebutuhan hunian. Hal itu memicu terjadinya backlog penyediaan berbagai jenis produk real estate nasional, terutama di kota-kota besar di Indonesia.

Sejalan dengan hal tersebut, dalam rangka menciptakan dan meningkatkan peluang pasar berbagai produk hunian PT Ad-House Indonesia Cipta akan kembali menyelenggarakan pameran properti regular Indonesia Properti Expo, pada 13-21 Agustus 2016 di Hall A-B, Jakarta Convention Center.

Menteri BUMN Rini Soemarno dijadwalkan akan membuka pameran tersebut.
Sebelumnya, di bulan Februari 2016, acara yang sama juga dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Peserta dari pameran ini berasal dari perusahaan pengembang dari subsidi dan non subsidi dan dukungan perbankan KPR BTN.

Sebelumnya, di bulan Februari 2016, acara yang sama juga dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Peserta dari pameran ini berasal dari perusahaan pengembang dari subsidi dan non subsidi dan dukungan perbankan KPR BTN.

Direktur Utama PT Ad-House Indonesia Cipta, Soedirman Zakaria, mengatakan pameran Indonesia Properti Expo merupakan media yang paling efektif untuk dimanfaatkan oleh para perusahaan pengembang dalam rangka mempromosikan berbagai produk properti terbarunya kepada masyarakat konsumen.

Managing Director PT. Adhouse Indonesia Cipta, Igad Permana, berharap event tersebut bermanfaat untuk masyarakat.

"Semoga event ini memberikan manfaat bagi kita semua, terutama masyarakat yang menginginkan hunian yang layak dan harga terjangkau ," ujarnya di Jakarta, Selasa (9/8).

Karena itu dalam penyelenggaraan pameran Indonesia Properti Expo yang ke-27 tahun ini, pihaknya kembali mengajak perusahaan pengembang ikut berpartisipasi sebagai peserta untuk meraih sukses bersama.

"Kami ucapkan terima kasih atas terjalinnya kerja sama kita yang baik dalam setiap penyelenggara event pameran properti yang diselenggarakan oleh kami," katanya.

PT Ad-House Indonesia Cipta rutin menyelenggaran event pameran properti sejak tahun 1989. Dalam setiap tahun dua event diadakab sekaligus. Terakhir kali pada Februari 2016 lalu.

Kali ini pihak panitia menargetkan sebanyak 300 ribu pengunjung yang berasal dari masyarakat konsumen produk properti, pengusaha kontraktor, konsultan dan perbankan, pejabat pemerintah, serta pimpinan lembaga tinggi negara lainnya. [zul]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Ini Penyebab Menteri KKP Pingsan Saat Pimpin Upacara Pelepasan Korban Pesawat ATR

Minggu, 25 Januari 2026 | 12:09

War Tiket Kereta Lebaran Rentan Dimanfaatkan Calo

Minggu, 25 Januari 2026 | 11:27

Pencabutan HGU Sugar Group Pulihkan Wibawa Negara

Minggu, 25 Januari 2026 | 11:18

Menteri KKP Pingsan di Tengah Upacara Pelepasan Korban Pesawat ATR

Minggu, 25 Januari 2026 | 11:03

Bom Bunuh Diri Guncang Pesta Pernikahan di Pakistan, Tujuh Tewas

Minggu, 25 Januari 2026 | 10:51

Iran Tak Bisa Diruntuhkan Lewat Tekanan Politik hingga Mobilisasi Massa

Minggu, 25 Januari 2026 | 10:45

Sebagian Wilayah Jakarta Masih Terendam Banjir

Minggu, 25 Januari 2026 | 10:23

KPK Hormati Upaya Praperadilan Sekjen DPR Indra Iskandar

Minggu, 25 Januari 2026 | 10:15

Pemerintah Didesak Turun Tangan Atasi Banjir di Jalan Tol

Minggu, 25 Januari 2026 | 09:33

Trump Ultimatum Kanada: Dagang dengan Tiongkok Dibalas Tarif 100 Persen

Minggu, 25 Januari 2026 | 09:17

Selengkapnya