Berita

Yasonna Laoly/Net

Hukum

NYANYIAN FREDDY BUDIMAN

Ternyata, Yasonna Sudah Tahu Oknum BNN yang Minta Copot CCTV Lapas

SELASA, 09 AGUSTUS 2016 | 20:07 WIB | LAPORAN:

Menteri Hukum dan Ham Yasonna Laoly ternyata sudah mengetahui oknum Badan Narkotika Nasional (BNN) yang meminta mencopot CCTV di ruang penahanan Freddy Budiman di Lapas Nusakambangan.

Informasi tersebut didapatkan Yasonna langsung dari mantan Kepala Lapas Nusakambangan, Liberty Sitinjak.

"Ada informasi-informasi yang disampaikan ke saya, yang belum mau saya share (bagikan, red)," ujar Yasonna saat ditemui di kantornya Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (9/8).


Menurutnya, sebelum Liberty dimintai keterangan oleh pihak BNN, mantan Kalapas Nusakambangan itu telah melapor ke dirinya mengenai oknum BNN yang meminta CCTV dicopot.

Yasonna menyarankan agar Liberty memberikan informasi yang sebenarnya kepada pihak BNN.

"Sebelum ke sana (BNN) juga sudah melapor ke saya. Saya katakan ke beliau (Liberty), sampaikan apa yang kamu ketahui dan apa yang benar saja, apa yang diketahui. Jadi sudah disampaikan di BNN," ujar Yasonna.

Lebih lanjut, Yasonna menjelaskan, pihaknya tidak akan mungkin mencopot CCTV yang ada di Lapas Nusakambangan. Sebab, peraturan itu telah diatur dalam standar operasional prosedur (SOP) yang juga sudah diketahui oleh pihak Polri dan BNN.

"Kita kan kerjasama dengan polri dan BNN, Kita tetap sesuai Protap. Pak Dirjen sudah dibuat SOP kunjungan ke Nusakambangan, kita punya standar harus isi buku tamu, itu jelas. Finger print juga ada, SOP itu nggak bisa diganggu, siapapun yang minta matikan CCTV itu nggak ada, itu sudah ada SOP-nya," tutup Yasonna. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya