Berita

Rachmawati Soekarnoputri/Net

Politik

Rachmawati: Jokowi Harus Kasih Contoh Penerapan Tax Amnesty

SELASA, 09 AGUSTUS 2016 | 09:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tokoh nasional Rachmawati Soekarnoputri meminta kepada elit di negeri ini untuk memberikan teladan terkait pelaksanaan tax amnesty atau pengampunan pajak.

Kata Rahma, mulai dari Presiden Jokowi, para menteri, pejabat eselon, DPR, jaksa agung, kapolri, dirjen pajak dan seterusnya untuk melaporkan kekayaan harta bendanya untuk mendapat tax amnesty.

"Kasih contoh pada rakyat. Jangan hanya rakyat, pribadi, institusi wajib pajak yang dikejar," kata pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno ini, Selasa (9/8).


Rahma menyatakan, Jokowi dan para pejabat negara harus meneladani dan taat pada UU 17/2003 tentang Keuangan Negara yang berprinsip transparan. Menurutnya, publik berhak tahu, jika melanggar UU artinya akan berhadapan dengan hukum.

"Penguasa apa bisa konsekwen dengan kata dan lakunya? Silahkan publik menilai!" tukas dia. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya