Berita

Jokowi/Net

Hukum

Gerindra: Jokowi Jangan Berpihak Ke Pelanggar Hukum

SENIN, 08 AGUSTUS 2016 | 20:58 WIB | LAPORAN:

Sebagai pemimpin yang harus memberikan teladan baik, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) seharusnya tidak berlindung pada aparat yang harusnya menegakkan hukum.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon atas dugaan korupsi dalam pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras oleh Pemprov DKI.

"Dia (Ahok) harus pertanggungjawabkan, termasuk reklamasi. Jadi jangan berlindung di aparatur hukum," ujarnya di komplek parlemen, Jakarta, Senin (8/8).


Sebelumnya beredar kabar bahwa selama ini posisi Ahok aman dari sentuhan Komisi Pemberantasan Korupsi karena dugaan adanya campur tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Tidak boleh presiden berpihak dan melindungi seseorang yang diduga berpotensi melanggar hukum. Itu presiden bisa menyalahi konstitusi," kata Fadli.

Dia memastikan bahwa setiap orang punya kesamaan hukum di pemerintahan. Karenanya, jika benar ada instruksi dari Jokowi untuk melindungi Ahok maka seharusnya aparat penegak hukum tidak mengindahkan.

"Itu kita dalam berpolitik dan bernegara kita. Sekalipun presiden menginstruksikan maka itu harus diabaikan intruksi itu oleh aparatur negara. Karena instruksi presiden itu lebih rendah ketimbang konstitusi kita," tegas Fadli yang juga wakil ketua DPR RI. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya