Berita

RR, Taher dan Niko/Istimewa

Nusantara

PILKADA SERENTAK 2017

Nelayan Dorong RR Maju Lawan Ahok

MINGGU, 07 AGUSTUS 2016 | 14:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kaum nelayan khususnya nelayan di Teluk Jakarta mengaku terkejut kenapa Rizal Ramli direshuffle dari Menko Kemaritiman.

"Padahal bagi nelayan Teluk Jakarta Bapak RR (Rizal Ramli) itu adalah jagoan," kata Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional (KNTI), Taher usai bertemu dengan RR, Minggu (7/8).

Taher bertemu dengan RR bersama jajaran KNTI termasuk Sekjen KNTI, Niko Amrullah di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.


Jelas Taher, dan setelah mendengar kabar bahwa RR digadang-gadang menjadi calon gubernur Jakarta, pihaknya mengaku girang.

Kepada RR, Taher mengaku sudah menyampaikan aspirasi dari 40-an pimpinan kampung nelayan se Teluk Jakarta agar RR bersedia maju menjadi DKI-1.

"Saya menyampaikan pesan dari 40-an pimpinan kampung nelayan agar Bapak RR bersedia melawan petahana Ahok," ucapnya. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya