Berita

Menpora Peluk Sri Wahyuni

Olahraga

Perak Sri Wahyuni Diharapkan Penambah Semangat Atlet Indonesia

MINGGU, 07 AGUSTUS 2016 | 10:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Pemudan dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyampaikan puji syukur dan selamat atas keberhasilan Sri Wahyuni yang menyumbangkan medali pertama untuk Indonesia di Olimpiade 2016 Rio De Janeiro, Brasil, Sabtu malam (6/8).

Keberhasilan lifter kelas 48KG ini diharapkan menambah dan memberikan semangat baru kepada atlet-atlet Indonesia lain untuk meraih prestasi gemilang di Brazil.

"Alhamdulillah, awalan yang baik bagi Merah Putih dengan medali pertama perak dari Sri Wahyuni. Pasti ini menjadi semangat baru bagi atlet lainnya untuk meraih yang lebih baik. Selamat buat Yuni, bonus sebesar Rp 2 milyar dari pemerintah telah menjadi hakmu," kata Menpora mengomentari keberhasilan Sri Wahyuni seperti rilis Humas Kemenpora.


Sukses Sri meraih medali pertama disambut meriah kontingen Indonesia. Menpora bersama Ketua KOI Erick Tohir dan jajaran kontingen lainnya yang hadir di Rio Centro Stadium bersorak gembira. Cak Imam pun memeluk bangga atlet berusia 19 tahun itu dan memberikan ucapan selamat.

Menurut Menpora, usia Sri Wahyuni yang masih relatif muda ini juga memberi harapan bagi kontingen Indonesia pada olimpiade berikutnya untuk meraih emas. "Saya yakin untuk olimpiade berikutnya Sri Wahyuni akan meningkatkan prestasinya," tambah Menteri asal PKB ini.

Seperti diketahui, Sri yang turun di kelas 48KG angkat besi, mendapatkan medali perak berkat total angkatan 192 KG (Snatch 85KG dan 107 Clean & Jerk). Emas nomor ini direbut lifter Thailand, Sopia Tanasan yang membuat total 200 angkatan KG (Snatch 92 kilogram, Clean & Jerk 108 kilogram). Atlet Jepang, Hiromi Miyaki, merebut perunggu dengan total angkatan 188 KG.

Peluang emas juga cukup dimiliki Sri usai memastikan perak lewat angkatan pertama Clean & Jerk 107 KG dan sebelumnya menorekan angkatan terbaik 85KG pada angkatan snatch. Sayang, dua kali percobaan mengangkat barbel Clean & Jerk 115 KG yang 2 KG lebih berat dari angkatan terbaik dalam kariernya (113 KG) tidak berhasil dilakukan Sri. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya