Berita

Ahok/Net

Nusantara

PILKADA JAKARTA

Ahok Berikan Contoh Politik Yang Sangat Buruk

MINGGU, 07 AGUSTUS 2016 | 08:20 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Belakangan persiapan perhelatan Pilkada Jakarta 2017 diguncang berita yang cukup mengejutkan, yaitu calon incumbent Basuki Tjahja Purnama alias Ahok yang memastikan akan maju bertarung lewat jalur partai politik.

Padahal, sebelumnya Ahok mengaku sudah konsisten maju melalui jalur independen yang dikomandoi oleh "Teman Ahok".

Direktur Gaspol Indonesia, Virgandhi Prayudantoro mengatakan langkah inkonsisten Ahok tersebut menjadi pembelajaran politik yang sangat buruk untuk kita semuanya khusus warga Jakarta.


Dimana Ahok yang sudah konsisten untuk maju dengan jalur independen dan sudah mengklaim bahwa partai politik itu korup dan jahat, sekarang malah memilih untuk maju melalui partai politik.

"Rakyat DKI Jakarta awal mendukung langkah Ahok maju lewat jalur independen seperti yang "Teman Ahok" gembor-gemborka setiap saat bahwa Ahok akan konsisten maju di jalur independen. Ini menjadi bisa membuat rakyat berpikir bahwa Ahok temannya aja ditinggalin, apalagi rakyatnya nantinya," kata Virgandhi, Minggu (7/8).

Jelas Virgandhi lagi, Ahok sudah memberikan contoh yang buruk bahwa kepentingan politik lebih penting daripada etika politik dan konsisten.

"Ini opini yang dibangun bahwa Ahok dengan "Teman Ahok" hanya untuk meraih jabatan atau dukungan partai politik yang ada," ungkapnya. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya