Berita

Yusril Ihza Mahendra/Net

Politik

Yusril: Kalau Mau Tahu IQ Saya, Lihat Saja Arsip Fakultas Psikologi UI

SABTU, 06 AGUSTUS 2016 | 23:00 WIB | LAPORAN:

. Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra mempertanyakan survei Profesor Hamdi Muluk yang mengatasnamakan Laboratorium Psikologi Politik Universitas Indonesia (LPP-UI).

Menurutnya penelitian Hamdi Muluk hanyalah "survei opini" para responden yang ditanya, bukan riset di bidang psikologi. Dan responden yang dipilih pun suka-suka Hamdi Muluk.

Dalam survei itu, Hamdi Muluk menempatkan intelektualitas Yusril pada level paling bawah. Yusril menyarankan sebaiknya Hamdi buka arsip Fakultas Psikologi UI yang melakukan test terhadap dirinya ketika masih mahasiswa UI tahun 1976. Di situ terekam berapa IQ-nya.


"Kalau mau tanya berapa IQ saya, buka saja dokumennya di Fakultas Psikologi UI," tegas Yusril di Jakarta, Sabtu (6/8).

Selain itu, bakal calon gubernur DKI itu juga mempertanyakan pertanggungjawaban akademis survei Hamdi Muluk yang mengatasnamakan LPP-UI.

"Dimana pertanggubgjawaban akademis Hamdi?" tanya Yusril.

Sementara itu, di sisi lain, Yusril justru membenarkan pernyataan DR. Syahganda Nainggolan yang mengatakan bahwa survei Hamdi Muluk adalah kebohongan ilmiah dengan judul Yusril.

Pernyataan Syahganda Nainggolan telah tersebar luas di media sosial dengan judul " Yusril, Jakarta dan Pelacur Intelektual. Yusril mengatakan, seseorang yang sakit harus didiagnosis dulu untuk sampai pada konklusi penyakit apa yang diderita orang tersebut.

Baru kemudian diputuskan terapi apa yang akan diambil. Menurut Yusril, data dari pendapat para pakar itu kemudian dikumpulkan Hamdi, disimpulkan dan diurut satu demi satu dari yang tertinggi sampai yang terendah.

"Hamdi Muluk menyimpulkan bahwa tingkat intelektualitas saya paling rendah di antara semua bakal calon gubernur berdasarkan pendapat 'para pakar' yang tak pernah 'mendiagnosis' intelektualitas baik balon gubernur yang lain maupun saya secara langsung," pungkas ketua umum Partai Bulan Bintang itu. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya