Berita

Yusril Ihza Mahendra/Net

Politik

Yusril Suruh Hamdi Muluk Buka Arsip Fakultas Psikologi UI

Surveinya Tidak Bertanggung Jawab
SABTU, 06 AGUSTUS 2016 | 08:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra, angkat bicara menanggapi hasil survei yang dilakukan Laboratorium Psikologi Politik Universitas Indonesia (LPP-UI) yang merendahkan intelektualitasnya.

Dalam survei lembaga yang digawangi pengamat politik Hamdi Muluk itu, intelektualitas mantan menteri di tiga era kepresidenan ini ditempatkan pada level paling bawah dibanding delapan bakal calon gubernur Jakarta yang lain.

Merepons itu, pertama-tama Yusril membenarkan tulisan analis politik DR. Syahganda Nainggolan yang berjudul "Yusril, Jakarta dan Pelacur Intelektual.  Kritik atas Survei "Menakar Kandidat DKI 1", yang isinya menegaskan survei Hamdi Muluk adalah kebohongan ilmiah. Tulisan tersebut bisa disimak lewat link ini.


Pakar hukum tata negara ini mengatakan, untuk menentukan penyakit seseorang tentu harus melalui diagnosis untuk sampai pada konklusi. Kemudian bisa diputuskan terapi apa yang akan diambil.

"Hamdi Muluk menyimpulkan bahwa tingkat intelektualitas saya paling rendah di antara semua bakal calon gubernur berdasarkan pendapat para pakar yang tidak pernah mendiagnosis intelektualitas baik balongub yang lain maupun saya secara langsung," kata Yusril, Sabtu (6/8).

Menurut Yusril, data dari pendapat para pakar itu kemudian dikumpulkan Hamdi, disimpulkan dan diurut satu demi satu dari yang tertinggi sampai yang terendah.

Yusril mempertanyakan pertanggungjawaban akademis survei Hamdi Muluk yang mengatasnamakan LPP-UI. Menurutnya penelitian Hamdi Muluk hanyalah "survei opini" para responden yang ditanya, bukan riset di bidang psikologi. Responden yang dipilih pun berdasar kesukaan Hamdi Muluk.

"Penelitian Hamdi hemat saya adalah survei opini para responden yang dia tanya dan sama sekali bukan riset di bidang psikologi. Di mana pertanggungjawaban akademis Hamdi?" tanya Yusril.

Atas polemik itu, Yusril pun menyarankan Hamdi membuka arsip Fakultas Psikologi UI yang melakukan tes terhadap dirinya ketika masih mahasiswa UI tahun 1976.

"Kalau mau tanya berapa IQ saya, buka saja dokumennya di Fakultas Psikologi UI," ucap Yusril.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya