Berita

Yusril Ihza Mahendra/Net

Nusantara

PILKADA JAKARTA

Koalisi Besar Harus Munculkan Yusril Untuk Lawan Ahok

JUMAT, 05 AGUSTUS 2016 | 13:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai politik yang saat ini sedang menggalang kekuatan koalisi besar di Pilkada Jakarta 2017, sebaiknya putuskan Yusril Ihza Mahendra sebagai calon gubernur, melawan petahana Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

"Untuk membangun Jakarta yang adil dan maju, dibutuhkan figur yang mampu menegakkan supremasi hukum dan demokrasi. Yusril Ihza Mahendra merupakan figur tepat," kata Koordinator Perjuangan Kekuatan Rakyat, Yudi Syamhudi Suyuti, Jumat (5/8).

Selain itu, lanjut Yudi, dilihat dari kekuatan pertarungan, Yusril juga tokoh yang mampu menangkan perang politik di ibukota.


Politik pembangunan kekuatan koalisi besar menurutnya juga harus memperhatikan kepentingan utama dalam perebutan kekuasaan. Yaitu kepentingan rakyat Jakarta.

"Rakyat Jakarta saat ini membutuhkan kesejahteraan, keadilan dan keamanan. Disini hukum dan demokrasi merupakan fundamental dari majunya tatanan masyarakat dunia baru," demikian Yudi. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya