Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Jangan Samakan UKM Dengan Koruptor Kakap Pengemplang Pajak

JUMAT, 05 AGUSTUS 2016 | 05:18 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Pemerintah keliru besar jika menyamaratakan kebijakan terhadap pelaku usaha kecil-menengah (UKM) dengan para pengusaha besar pengemplang pajak yang lari ke luar negeri.

"Katanya, tujuan Tax Amnesty repatriasi dana pengemplang pajak yang lari ke luar negeri, sekarang sasarannya jadi pelaku UKM dan koperasi dana receh-receh. Mereka disamakan dengan koruptor," kecam politikus senior, Rachmawati Soekarnoputri, Jumat (5/8)

Mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden ini tetap mengecam tindakan pemerintah yang memberi keistimewaan para penjahat keuangan negara lewat pengampunan pajak.


Dia menyatakan, saat ini Indonesia menuju collapse alias bangkrut. Dengan begitu, Indonesia kembali masuk ke era "mengemis utang" kepada lembaga donor internasioal semacam IMF dan World Bank.

"Kita mengemis utang seperti Orde Baru, ujung-ujungnya bisa diduga jual aset negara 100 persen dan Indonesia dijajah kembali. Inilah gunanya rezim proxy antek nekolim," sesalnya. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Presiden Prabowo Minta Fokus Pengelolaan SDA untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 28 Januari 2026 | 20:15

BMKG: Cuaca Ekstrem Efek Samping OMC adalah Kekeliruan Sains

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:58

Kasus Penjual Es Gabus di Kemayoran Disorot DPR

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:54

Berikut Tiga Kesimpulan RDPU DPR soal Kasus Hogi Minaya

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:35

Disanksi Disiplin, Serda Heri Minta Maaf dan Peluk Pedagang Es Gabus

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:29

Pemuda dan Aktivis Mahasiswa Ingin Dilibatkan dalam Tim Reformasi Polri

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:20

Raja Juli Pantas Masuk Daftar List Menteri yang Harus Diganti

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:04

Kacamata Kuda Hukum Positif

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:04

Thomas Djiwandono Tegaskan Tidak Ada Cawe-cawe Prabowo

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:33

Lomba Menembak TSC Panglima Kopassus Cup 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:22

Selengkapnya