Berita

Salah satu sekolah yang disebut terlibat Gulen/Net

Dunia

Ketua DPR: Tak Ada Kewajiban Kita Turuti Permintaan Turki

SELASA, 02 AGUSTUS 2016 | 19:25 WIB | LAPORAN:

Pemerintah menolak permintaan Turki untuk menutup sembilan sekolah yang mereka duga memiliki keterkaitan dengan Fethullah Gullen, sosok yang disebut-sebut berada di balik kudeta terhadap Recep Tayyip Erdogan.

Ketua DPR RI mendukung keputusan Pemerintah RI tersebut.

"Karena memang menurut saya tidak ada kewajiban kita untuk melaksanakan itu," tegasnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (2/8).


Pasalnya, menurut pria yang karib disapa Akom ini, pemerintah negara lain tidak berhak memerintah pemerintah Indonesia untuk menutup sekolah tertentu.

"Yang tahu negeri ini kan kita. Tidak ada yang berhak untuk mengatakan agar itu dibubarkan. Termasuk Pak Erdogan (Presiden Turki) juga," ujarnya.

"Saya mengerti bahwa kudeta itu sungguh memilukan buat Pemerintahan Turki. Tapi bukan berarti kita semua harus menjalankan apa yang beliau mintakan," tukasnya. [zul]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Penunjukan Nanik S. Deyang Kepala MBG Sesuai Hasil Evaluasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:13

Turun Gunung Jokowi Dalam Rangka Cari Keselamatan

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05

Gibran Ingin Birokrasi Berjalan Gesit dan Kolaboratif

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:01

Prabowo Apresiasi Peran Turki Bantu Pulangkan Sembilan WNI dari Tahanan Israel

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:56

Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:52

Warganet Anggap Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung Drama Telenovela

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:45

Gebrakan Jampidsus Obrak-abrik Kantor BGN Patut Diacungi Jempol

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:42

Kunjungan ke Rusia, AHY Bawa Pulang Proyek PLTN Terapung hingga Kapal Cepat

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:41

DPR Dukung Kejagung Geledah BGN Usut Dugaan Korupsi MBG

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:07

Istana Respons Kabar Penangkapan Eks Kepala BGN oleh Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:06

Selengkapnya