Berita

Foto :Net

Bisnis

"Penyakit" Di Tubuh Lion Air Sudah Kronis

SELASA, 02 AGUSTUS 2016 | 10:37 WIB | LAPORAN:

Insiden delay beberapa penerbangan Lion Air yang memicu kemarahan para calon penumpang, Minggu (31/7) lalu, kian menegaskan adanya persoalan serius dan kronis dalam manajemen maskapai singa merah itu.

"Insiden tersebut secara langsung maupun tidak langsung berkorelasi dengan permasalahan ketenagakerjaan yang sedang dihadapi para pilot SP-APLG saat ini," kata  Serikat Pekerja Asosiasi Pilot Lion Group (SP-APLG), Capt. Eki Adriansjah melalui keterangan tertulisnya, Selasa (2/8).

SP-APLG berpandangan Lion Air tidak mengikuti kaidah-kaidah tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance). Khususnya, terkait pengelolaan industri penerbangan dan regulasi dan perundangan yang berlaku. Padahal, industri ini sangat terkait dengan kepentingan dan keselamatan orang banyak.


"SP-APLG merasakan hal tersebut tidak tercermin dalam praktik manajemen Lion Air selama ini, khususnya dalam aspek ketenagakerjaan," papar Eki.

Untuk itu SP-APLG menyerukan kepada masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk menyikapi persoalan ini secara serius. SP-APLG pun siap memaparkan secara terbuka berbagai permasalahan di Lion Air yang pada dasarnya tidak hanya merugikan para pilot dan pekerjanya tetapi juga konsumen.

Sebagai informasi, perselisihan hubungan industrial antara SP-APLG dan manajemen Lion Air saat ini tengah ditempuh upaya penyelesaian melalui mekanisme tripartit yang dimediasi oleh Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta. Langkah tersebut dilakukan, setelah upaya penyelesaian bipartit yang ditawarkan oleh SP-APLG tidak mendapat respon positif dari pihak manajemen Lion Air.

Rencananya, pertemuan tripartit keempat akan kembali diupayakan di kantor Suku Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta, Rabu (3/8) besok.

Sebelumnya, SP-APLG juga sudah menyampaikan laporan ke Komisi IX DPR, dan sudah mendapatkan jadwal RDPU bersama manajemen Lion Air. Tetapi karena pihak manajemen tidak datang, maka Komisi IX DPR akan menjadwalkan ulang agenda RDPU setelah masa reses.

SP-APLG akan terus all out memperjuangkan hak-haknya yang dirugikan akibat sikap dan tindakan manajemen Lion Air yang dinilai tidak transparan, sewenang-wenang dan intimidatif. Beberapa di antaranya indikasi manipulasi data penghasilan pilot yang dilaporkan pihak Lion Air kepada BPJS Ketenagakerjaan.

Kesewenangan lainnya, tidak diberikannya jadwal terbang tanpa alasan yang jelas kepada 19 pilot sejak pertengahan Mei lalu hingga hari ini. Khususnya pasca tindakan sebagian pilot SP-APLG yang menunda terbang pada 10 Mei 2016 lalu.

Tidak cukup sampai di situ, pihak manajemen juga melakukan upaya 'kriminalisasi' terhadap para pilot melalui pengaduan ke Bareskrim Polri dengan tuduhan yang juga dinilai mengada-ada.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya