Berita

Foto/Net

Nusantara

KABAR PERBATASAN

22 Pintu Masuk NKRI Rampung Tahun 2019

SELASA, 02 AGUSTUS 2016 | 07:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Badan Nasional Pengelolan Perbatasan (BNPP) menargetkan daerah perbatasan menjadi pintu masuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada tahun 2019. Wilayah tersebut ke depannya akan menjadi lalu lintas barang maupun orang.

"Pembangunan batas wilayah dan penetapan perbatasan itu tertuang dalam RPJMN 2015-2019," kata Sekretaris BNPP, Hadi Prabowo di Kantor BNPP, Jakarta, Senin (1/8).

Dia mengatakan, saat ini pemerintah menargetkan pembangunan 7 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) selesai akhir 2016 ini. Ke depannya, akan direncanakan kembali pembangunan 9 pos lainnya dari total 22 PLBN di 2017.


"Tujuh PLBN ini merupakan obsesi pemerintah dan diharapkan selesai pada akhir tahun ini. Ketujuh pos tersebut berada di 3 di Kalimantan Barat (Kalbar), 3 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan 1 di Sekau Papua," kata Hadi.

Ia menambahkan, hal yang menjadi hambatan sejauh ini adalah luasnya kepulauan Indonesia sehingga perlu biaya besar. Selain itu, fokus prioritas pemerintah juga banyak, BNPP setiap tahunnya akan melakukan tahapan-tahapan pembangunan.

"Presiden Joko Widodo ingin jadikan perbatasan sebagai halaman depan, pintu ekspor-impor, dan pusat perdagangan dengan negara tetangga," ujar dia.

Hadi menambahkan, pada tahun kedua pembangunan ini sudah dibangun jalan pararel dan jalur inspeksi perbatasan. Di bulan Oktober nanti, Presiden Jokowi akan meresmikannya.

"Itu sebagai penanda perbatasan sudah terbangun," tukasnya. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya