Berita

Foto :Net

Bisnis

Investasi Luar Jawa Masih Terkendala Infrastruktur

SENIN, 01 AGUSTUS 2016 | 15:55 WIB | LAPORAN:

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong mengakui, investasi di wilayah Indonesia tengah dan timur atau di luar Pulau Jawa masih terkendala masalah infrastruktur.

Sekalipun begitu, investasi tidak hanya dilihat dari besaran nilai ditanamkan, tapi bagaimana aktivitas  itu mendorong prospek pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah terpencil.

"Iya memang masih terkendala infrastruktur. Tapi, seperti baru-baru ini saya ke pegunungan Papua membawa investor kopi. Investasi itu bukan dilihat dari sisi besarnya investasi yang ditanamkan, tapi bagaimana secara humanis investasi yang tidak besar menggerakkan masyarakat mengembangkan potensi ekonomi daerah itu," kata Lembong dalam pemaparan Realisasi Investasi Triwulan II, di Jakarta, baru lalu.


Menurut Lembong, dalam upaya membangun infrastruktur,  BKPM terus mematangkan pemberian kemudahan layanan investasi bagi peserta pengampunan pajak (Tax Amnesty). Dalam skema investasi disiapkan, peserta pengampunan pajak yang akan menyalurkan dananya melalui penanaman modal akan mendapatkan pelayanan seperti izin tiga jam, pemberian fasilitas pembebasan bea masuk, percepatan jalur hijau serta dimungkinkan mendapatkan fasilitas tax allowance atau tax holiday.  

Namun demikian, pelayanan bagi peserta pengampunan pajak itu terbatas pada investasi infrastruktur, sektor riil prioritas dan investasi lainnya.

Data BKPM dalam triwulan II 2016 menyebutkan, untuk investasi daerah di luar Pulau Jawa mencapai Rp 69,6 triliun atau meningkat 15,2 persen dibandingkan triwulan II 2015 sebesar Rp 60,4 triliun. Sementara itu, investasi triwulan II 2016 untuk Pulau Jawa sebesar Rp 82,0 triliun atau meningkat 9,8 persen dibandingkan triwulan II 2015 sebesar Rp 74,7 triliun.

Dalam semester I 2016, atau bulan Januari-Juni 2016, realisasi investasi di luar Pulau Jawa Rp 135,5 triliun atau meningkat 17,7 persen dibandingkan realisasi investasi Januari-Juni 2015 sebesar Rp 115,1 triliun. Sementara itu, investasi semester I 2016 atau bulan Januari-Juni 2016 di Pulau Jawa sebesar Rp 162,6 triliun atau meningkat 12,4 persen dibandingkan realisasi investasi Januari-Juni 2015 sebesar Rp 144,6 triliun.

Adapun 10 daerah realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada Triwulan II 2016 adalah, Jawa Timur senilai Rp 11,754 triliun (359 proyek), Jawa Barat Rp 8,810 triliun (426 proyek), Kalimantan Selatan Rp 5, 533 triliun (36 proyek), DKI Jakarta Rp 5,159 triliun (214 proyek), Riau Rp 2,698 triliun (105 proyek), Jambi Rp 2,292 triliun (25 proyek), Kalimantan Timur Rp 2,109 triliun (76 proyek), Jawa Tengah Rp 1,583 triliun (339 proyek), Sumatera Barat Rp 1,430 triliun (65 proyek) dan Aceh Rp 1,327 triliun (44 proyek).

Sementara itu, 10 daerah realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) pada Triwulan II 2016 adalah Jawa Barat 1,212 miliar dolar AS (2.014 proyek), DKI Jakarta 1,010 miliar dolar AS (2.553 proyek), Banten 749,88 juta dolar AS (773 proyek), Jawa Timur 656,47 juta dolar AS (492 proyek), Riau  419,94 juta dolar AS (130 proyek), Papua 354 juta dolar AS (51 proyek), Sulawesi Tengah 336,78 juta dolar AS (74 proyek), Sumatera Utara 320,01 juta dolar AS (229 proyek), Sumatera Selatan 296,23 juta dolar AS (75 proyek) dan Kalimantan Timur 243,27 juta dolar AS (162 proyek).    

"Kini kita juga memberikan rekomendasi kemudahan bagi investasi di bawah Rp 100 miliar tapi bisa menyerap tenaga kerja sampai 20 ribu, seperti industri garmen dan alas kaki," paparnya.[wid]  

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya