Berita

Foto: Humas BNPB

Nusantara

Jokowi Sudah Terima Laporkan Gempa Dompu

SENIN, 01 AGUSTUS 2016 | 12:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pendataan dan penanganan gempa 5,6 skala richter (SR) yang terjadi Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin pagi (1/8), terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dompu dan aparat di daerah.

Berdasarkan laporan BPBD Dompu, data sementara, terdapat 147 rumah rusak. Yaitu, 31 rusak berat, 20 rusak sedang, dan 96 rusak ringan.

"Kerusakan rumah dan bangunan terjadi di beberapa desa di Kecamatan Pekat," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho.


Sutopo menjelaskan, Kepala BNPB Willem Rampangilei telah melaporkan kejadian, dampak, dan penanganan gempa Dompu kepada Presiden Joko Widodo.

"Dan BPBD Provinsi NTB telah berangkat ke Bima menggunakan pesawat dan mengirim 1 truck logistik," tambah Sutopo.

Seperti diketahui, gempa bumi berkekuatan 5,6 SR mengguncang Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (1/8), pukul 06.40 WIB.

Pusat gempa Dompu berada di 63 km arah Barat Laut Kabupaten Dompu dengan kedalaman 22 kilo meter. Gempa tidak berpotensi tsunami. Tapi menimbulkan guncangan yang cukup keras. Masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah. Gempa dirasakan hingga ke Bali, Lombok dan Sumbawa. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya