Berita

rizal ramli dan basuki t.P/net

Perseteruan Rizal Ramli Dan Ahok Bisa Diselesaikan Di Pilgub Jakarta

KAMIS, 28 JULI 2016 | 12:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tokoh-tokoh yang tidak lagi menjabat sebagai menteri Kabinet Kerja masih memiliki potensi besar untuk mengabdi kepada negara di tempat-tempat lain. Bahkan bukan tidak mungkin, Presiden Joko Widodo memiliki rencana tersendiri untuk mereka.

Demikian disampaikan pengamat politik Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai Kopi) Hendri Satrio, dalam perbincangan dengan redaksi Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Kamis, 28/7).

"Rizal Ramli, Anies Baswedan, dan Ignasius Jonan adalah tokoh-tokoh yang memiliki potensi besar untuk melanjutkan pengabdian mereka pada negara. Ada gagasan-gagasan penting yang mereka sampaikan saat menjabat yang belum terlaksana dan perlu diselesaikan," ujar Hendri.


Dia mencontohkan Rizal Ramli yang dikenal sebagai sosok yang peduli pada nasib rakyat kecil dan memiliki keberanian serta kemampuan membuat kebijakan terobosan.

Beberapa waktu belakangan ini, sebut Hendri, Rizal Ramli telah menjadi ikon harapan bagi masyarakat DKI Jakarta yang merasa tertindas oleh kebijakan Gubernur DKI Jakarta, khususnya masyarakat yang menjadi korban reklamasi.

"Ketegasan Rizal Ramli menolak pembangunan Pulau G disambut gembira. Harapan baru muncul," ujar Hendri lagi.

Menurutnya, pertarungan antara Rizal Ramli dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama terkait reklamasi kawasan pesisir Jakarta dapat diselesaikan di arena pemilihan gubernur yang akan berlangsung tahun depan.

Sejumlah analis memperkirakan bahwa salah satu alasan di balik pencopotan Rizal Ramli adalah karena Rizal Ramli memiliki ketegasan dalam melawan pelanggaran yang dilakukan Ahok dan pengembang. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya