Berita

trimedya panjaitan/net

Politik

PDIP: Menkumham Harus Ingatkan Presiden Tuntaskan Tragedi 27 Juli

RABU, 27 JULI 2016 | 16:38 WIB | LAPORAN:

DPP PDI Perjuangan melakukan tabur bunga untuk mengenang para korban yang meregang nyawa dan hilang karena tindakan rezim yang otoriter Orde Baru di kantor DPP, Jalan Diponegoro 58, Jakarta Pusat, Rabu (27/7).

Pada peringatan ini juga, PDI-P kembali mendorong agar kasus ini segera terungkap, dan meminta Presiden Jokowi melaksanakan komitmennya untuk membantu penyelesaian kasus berdarah di Kantor PDI ini.

Ketua DPP PDI-P Bidang Hukum dan HAM, Trimedya Panjaitan meminta Menkumham, Yasonna Laoly, yang juga kader PDI-P untuk mendorong Presiden Jokowi agar menyelesaikan misteri kasus ini.


"Kami sepakat, meminta Menkumham sebagi penasehat hukum Presiden bisa mengingatkan Presiden. Karena Pak Jokowi pernah menjanjikan ikut membantu menuntaskan kasus 27 Juli," ujar Trimedya.

Selama ini, sukarnya penuntasan kerusuhan 27 Juli ditenggarai karena lemahnya dukungan politik agar bisa dibentuk pengadilan HAM Ad Hoc. Kudatuli belum memperoleh rekomendasi untuk diselesaikan melalui pengadilan HAM Ad Hoc oleh DPR, seperti peristiwa Trisakti, kerusuhan Semanggi I dan II.

Pengusutan kerusahan 27 Juli pun disebut Trimedya masih jalan di tempat hingga saat ini. Komnas HAM pun tak memasukkan kudatuli ke dalam salah satu kasus pelanggaran HAM berat.

"Dari penuturan Komnas HAM, kerusuhan 27 Juli belum termasuk pelanggaran HAM berat karena antara penyerangan, penyerbuan dan korban, dianggap belum ada hubungan yang saling bertautan. Kejagung juga lemah sekali dukungannya dalam menghadirkan saksi-saksi," demikian Trimedya. [sam]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya