Berita

Letjen (Purn) Sutiyoso:net

Wawancara

WAWANCARA

Letjen (Purn) Sutiyoso: Pokemon Go Tak Harus Diblokir, Tapi Diwaspadai & Diatur Penggunaannya

SELASA, 26 JULI 2016 | 09:32 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Game Pokemon Go sudah mewabah di masyarakat, bah­kan beberapa menteri di Kabinet Kerja Jokowi ikut gan­drung memainkannya saat berada di Istana Negara yang masuk dalam kawasan Objek Vital Nasional (obvitnas).

Badan Intelijen Negara (BIN) sejak awal me-warning adanya ancaman bobolnya pertahanan negara lewat game online tersebut. Pokemon Go diduga mengandung unsur mata-mata, karena untuk memainkannya para gamers wajib mengaktifkan GPS di gedgetnya.

Dan setelah melakukan kajian, BIN menyimpulkan metode ap­likasi Pokemon Go diduga kuat merupakan bagian dari strategi intelijen asing. Apa saja dasar kajian BIN tersebut, berikut pemaparan Kepala BIN Letjen (Purn) Sutiyoso kepada Rakyat Merdeka;



Berdasarkan hasil kajian BIN sebenarnya ada apa di balik game Pokemon Go?

Kesimpulan dari sudut pan­dang intelijen, game Pokemon Go ini metodenya dapat dikatakan menggunakan strategi intelijen. Karena menggunakan perangkat global electronic surveillance yang memiliki kemampuan efek­tif dan efisien untuk memantau semua pergerakan, mengambil data-data dan memetakan lokasi di semua tempat.

Jadi bahaya dong game Pokemon?
Dari kajian intelijen, sejauh ini game Pokemon Go belum ditemukan indikasi-indikasi sig­nifikan yang dapat menimbulkan kerawanan dan bahaya. Tetapi sebagai badan intelijen harus dapat memberikan deteksi dini dan peringatan dini bahwa game Pokemon Go harus diwaspadai dan diatur penggunaannya.

Lalu, dasar kuat apa yang dimiliki BIN sehingga menya­takan game ini dapat diman­faatkan oleh intelijen asing?
Seperti diulas di atas, kajian intelijen untuk game Pokemon Go ini, bukan dilandasi dasar dan pembuktian bahwa ada intelijen asing yang meman­faatkan game tersebut. Akan tetapi ditinjau dari metodenya, game ini dapat dikategorikan menggunakan strategi intelijen sehingga kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan intelijen asing.

Bahayanya bagi keamanan nasional?
Game Pokemon Go ini, apa­bila tidak diwaspadai dan tidak diatur penggunaannya dapat menimbulkan dampak-dampak negatif, seperti: kerugian per­sonil dan materil, bisa karena da­pat menimbulkan korban kecela­kaan contohnya di jalan raya, menurunkan produktifitas dan disiplin berupa pengaruh terh­adap kinerja di semua instansi yang tentunya mengarah ke­pada masalah ekonomi. Potensi terjadinya konflik horisontal, karena masing-masing peng­guna berusaha memperebutkan item bonus. Kemudian, potensi bocornya rahasia negara, sean­dainya penyedia jasa layanan game ini menyiapkan aplikasi dengan kapasitas di mana mas­ing-masing pengguna permainan dapat mengirimkan gambar, video lokasi secara utuh.

Tapi, Menkominfo belum berencana memblokir game ini. pendapat Anda?
Intelijen tidak melarang dan tidak ada kewenangan melarang suatu aplikasi permainan, akan tetapi intelijen memberikan in­formasi kepada instansi terkait bahwa game tersebut harus diwaspadai dan diatur peng­gunaannya. Namun perlu di­waspadai apabila game tersebut tidak diblokir, maka semakin banyak celah bagi intelijen asing atau organisasi, kelompok, dan perorangan yang dapat menjadi celah ancaman cyber.

Justru Menkominfo mendu­kung game ini untuk dikem­bangkan pada objek-objek wisata untuk mengundang wisatawan gamers?
Apabila Kemenminfo sudah ada misi untuk mengembangkan game ini pada obyek-obyek wisata, itu adalah langkah yang positif. Berarti sudah diatur penggunaannya, disarankan selain objek-objek wisata juga tempat-tempat rekreasi atau ta­man bermain dan sejenisnya.

Selain game Pokemon, ada­kan game atau aplikasi lain yang dinilai berbahaya bagi kemananan nasional?
Secara umum masyarakat harus mulai mewaspadai semua aplikasi yang terhubung dengan server yang diletakkan di negara lain, karena diprediksi dapat menimbulkan kerugian-kerugian, minimal data-data pribadi mas­ing-masing pengguna aplikasi sudah dapat dimiliki pihak lain.

Bagaimana dengan google street view?
Berkaitan dengan google street view, beberapa negara melarang atau membatasi untuk lokasi yang sifatnya publik. Dari sudut pandang intelijen semua aplikasi yang menggunakan jasa layanan yang terhubung dengan server yang masih diletakkan di negara lain, apalagi metodenya meng­gunakan strategi intelijen harus diwaspadai dan diatur penggu­naannya. Ke depan disarankan semua jasa layanan komunikasi termasuk yang menggunakan aplikasi apapun juga harus dia­tur. Sedapat mungkin servernya harus di letakkan di Indonesia agar mudah pengawasannya.

Kembali ke game Pokemon, apabila tetap tidak diblokir, apa yang bisa dilakukan BIN?
Dari sudut pandang intelijen, tidak harus diblokir Akan tetapi harus diwaspadai dan diatur penggunaannya. ***

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Obituari Dudi Sudibyo

Senin, 16 Maret 2026 | 21:36

Sekda Jateng Diperiksa Kejati

Senin, 16 Maret 2026 | 21:12

Mendes Optimistis Ekonomi Desa Bergerak Bersama Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 21:06

Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Lebih dari 32 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis Presisi 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Kunjungi Kantor Agrinas, Menkop Godok Operasional Kopdes

Senin, 16 Maret 2026 | 20:49

Media Berperan Penting sebagai Pilar Demokrasi

Senin, 16 Maret 2026 | 19:48

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di Empat Kota

Senin, 16 Maret 2026 | 19:28

Survei Konsumen: Komitmen Lingkungan Jadi Penentu Pilihan AMDK

Senin, 16 Maret 2026 | 19:14

Untung dari Perang

Senin, 16 Maret 2026 | 19:05

Selengkapnya