Berita

Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin:net

Wawancara

WAWANCARA

Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin: Sebelum Lebaran Saya Sudah Ketemu, Pimpinan Gerindra, PKS Dan Demokrat Sudah Mendukung

MINGGU, 24 JULI 2016 | 09:44 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Seusai mendeklarasikan diri siap maju dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta, pensiunan jen­deral bintang tiga ini makin rajin blusukan ke pelosok Jakarta. Blusukan itu, kata Sjafrie, selain ingin mendeka­tkan diri kepada warga, juga sebagai bukti dukungan partai-partai terhadap dirinya.

"Kalau saya berinteraksi den­gan masyarakat agar mendapat­kan suatu kepercayaan. Itu kan ujung tombaknya. Kemudian menyerahkan proses politik kepada parpol yang berinisi­atif," kata Sjafrie, saat ditemui di Jakarta. Parpol apa saja yang sudah menyatakan dukungan terhadap bekas Wakil Menteri Pertahanan tersebut, berikut penjelasannya;

Anda mengklaim sudah mendapat dukungan dari parpol untuk maju?
Sehari sebelum Lebaran, saya bertemu dengan para pimpinan parpol.

Sehari sebelum Lebaran, saya bertemu dengan para pimpinan parpol.

Partai mana saja?
Jadi dalam pertemuan itu dibicarakan awal pencalonan­nya. Para pimpinan partai politik itu berasal dari Partai Gerindra, PKS, dan Partai Demokrat. (Parpol) mereka memberi­kan pendampingan pada sa­ya. Bagaimana mereka ingin mengembangkan proses politik. Bagaimana mengimplementasi­kan proses politik.

Anda kelihatan siap sekali?
Pimpinan partai itu telah sepa­kat mendukung. Secara pribadi, saya menyatakan kesiapan saya untuk ikut proses politik pemi­lihan kepala daerah. Selain dari parpol, dukungan juga berasal dari lapisan masyarakat. Makanya saya akan menjalin komunikasi lebih aktif dengan partai politik dan masyarakat.

Seperti apa persiapannya?

Tentunya persiapan saya ban­yak persiapkan segala sesuatu kepentingan manajerial.

Tapi pastinya saya tidak sendiri ada sistem, ada tim, organ­isasi yang mengelola itu semua. Saya serahkan pada mereka, dan ini adalah kesiapan saya secara pribadi.

Sudah dapat restu dari Ketum Gerindra?
Justru yang membangunkan saya Pak Prabowo. Saya bertemu beliau pertama kali laporan kon­stituen DPD dan itu berkembang ke pemimpin parpol lain PKS, PAN, PPP, di markas PKS.

Sudah punya program un­tuk dikampanyekan?
Tentunya harapan kita pem­bangunan tidak berhenti, kita kembangkan agar Jakarta jadi representasi ibukota negara yang berbasis persatuan.

Sudah punya calon wakil?

Masih belum menentukan. Kita tunggu proses politik. Dalam proses ini saya memilih bersikap pasif. Apa lagi ini saya kan inisiatif partai. Saya tidak berinisiatif, yang berinisiatif itu partai, saya hanya mencermati dan kemudian memutuskan ikut. Saya pasif, tapi kalau untuk warga saya aktif. Saya menden­garkan apa-apa maunya mereka. Perasaan mereka, silaturahmi.

Usai deklarasi, Anda terlihat rutin turun ke masyarakat?

Jadi kegiatan ini telah direncanakan, setelah saya secara priba­di sebagai jawaban dari inisiatif Gerindra, PKS, dan Demokrat untuk meminta kesungguhan sa­ya sebagai cagub. Kegiatan sep­erti ini merupakan satu bentuk kepedulian pada masyarakat.

Memenuhi harapan dari to­koh-tokoh masyarakat, kebetu­lan dalam suasana Syawalan, sekalian halal bihalal. Ini keg­iatan masyarakat yang meminta kehadiran saya, saya sebagai warga merasa ini adalah salah satu kehormatan. Masyarakat meminta kehadiran saya. Saya merasa ini suatu kehormatan.

Sudah punya strategi khusus untuk pemenangan?

Belum ada strategi khusus.

Kapan akan deklarasi res­mi?
Keputusan DPP Gerindra ten­tang siapa bakal calon yang akan diusung dalam Pilkada DKIJakarta 2017 akan ditentukan pa­da kisaran waktu awal Agustus mendatang. Kalau sudah diusung tentu harus menjalankan amanah dari konstituen, kita lihat saja nanti peta calon Gubernur da­lam Pilkada nanti. Tapi, setahu saya ada dua kandidat lain dari Gerindra, yakni Sandiaga Uno dan Yusril. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya